Detail Berita

Hukum & Politik

Permintaan Maaf Menteri PPPA Usai Polemik Usulan Gerbong Perempuan KRL

Pewarta : Redaksi

30 April 2026

10:12

Arifah Fauzi menyampaikan permintaan maaf atas polemik usulan pemindahan gerbong perempuan. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, enewsindo.co.id - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataannya mengenai usulan pemindahan gerbong khusus perempuan ke bagian tengah rangkaian KRL.

Pernyataan tersebut menuai sorotan karena disampaikan di tengah suasana duka pascatragedi kecelakaan kereta di Bekasi Timur pada akhir April 2026. Ia menegaskan bahwa keselamatan seluruh penumpang tetap menjadi prioritas utama tanpa membedakan gender.

Arifah menjelaskan bahwa usulan tersebut merupakan respons awal yang belum melalui pembahasan mendalam. Ia menilai posisi gerbong di bagian depan dan belakang memiliki risiko lebih tinggi saat terjadi benturan.

Namun demikian, ia menyadari bahwa penyampaiannya kurang tepat dalam situasi yang masih diliputi duka dan membutuhkan empati dari semua pihak.

Lebih lanjut, pemerintah saat ini memusatkan perhatian pada penanganan korban, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka.

Selain itu, Kementerian PPPA juga berupaya memastikan hak-hak korban, khususnya anak-anak yang ditinggalkan orang tua, tetap terpenuhi melalui pendampingan psikologis dan perlindungan yang berkelanjutan.

“Saya menyadari bahwa pernyataan tersebut kurang tepat, untuk itu saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat,” kata Arifah dikutip dari nasional.kompas.com.

Ia juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama fokus pada pemulihan korban serta memperkuat sistem keselamatan transportasi publik agar kejadian serupa tidak terulang.


Tags : #fyp #beritajember #beritanasional #keretaapi

Ikuti Kami :

Komentar