Detail Berita
Konflik Warga di Wonomerto Berakhir Damai Lewat Mediasi Secara Kekeluargaan
Pewarta : Redaksi
30 April 2026
16:08
Mediasi di Kantor Kecamatan Wonomerto, berhasil mendamaikan konflik antarwarga Desa Sepuh Gembul (Foto: Istimewa)
PROBOLINGGO, enewsindo.co.id - Konflik antarwarga yang sempat memicu ketegangan di Desa Sepuh Gembul, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, akhirnya berhasil diselesaikan melalui jalur mediasi yang digelar di Kantor Kecamatan Wonomerto, Rabu (29/4/2026).
Pertemuan tersebut mempertemukan kedua belah pihak bersama unsur pemerintah dan aparat keamanan untuk mencari jalan keluar secara damai hingga akhirnya disepakati penyelesaian secara kekeluargaan.
Dikutip dari pilihanrakyat.id, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Probolinggo, Muchlis, yang hadir dalam mediasi itu menilai bahwa penyelesaian konflik ini menjadi bukti masih kuatnya budaya musyawarah di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa tidak semua persoalan harus berujung pada proses hukum.
“Alhamdulillah kedua pihak sudah mencapai titik temu. Ini menunjukkan bahwa tidak semua masalah harus diselesaikan melalui jalur pengadilan,” ujarnya.
Salah satu pihak yang terlibat, Adikun, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan sikap legawa dan telah saling memaafkan atas peristiwa yang sempat terjadi. Ia menyebut persoalan tersebut berawal dari kesalahpahaman yang kini telah diselesaikan dengan baik melalui mediasi.
Lebih lanjut, perwakilan keluarga Adikun turut memberikan penjelasan terkait polemik jalan yang sempat menjadi pemicu kesalahpahaman. Mereka menegaskan bahwa akses jalan yang digunakan warga berada di atas lahan milik keluarga yang sebelumnya telah direlakan untuk kepentingan umum, meski secara administratif masih berstatus milik pribadi dan tetap memiliki kewajiban pajak.
Tokoh masyarakat setempat, Abah Sueb, juga menegaskan bahwa sejak awal tidak ada unsur niat buruk dalam kegiatan yang dilakukan warga, melainkan semangat gotong royong untuk membangun fasilitas jembatan secara swadaya. Ia mengapresiasi semua pihak yang telah membantu proses penyelesaian konflik hingga mencapai kesepakatan damai.
Sementara itu, Camat Wonomerto, Rasyidi, mengapresiasi sikap dewasa masyarakat dalam menyikapi persoalan tersebut. Ia menyebut keberhasilan mediasi ini menjadi contoh bahwa konflik sosial di tingkat lokal masih dapat diselesaikan melalui musyawarah, komunikasi, dan semangat saling memaafkan. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
500 Mahasiswa Gelar Aksi #IndonesiaCemas di DPRD Jember, Soroti BBM hingga Program MBG
15 Juni 2026
16:59
Hukum & Politik
Percobaan Curanmor di Randuagung Gagal, Pelaku Diamankan Warga
15 Juni 2026
16:01
Hukum & Politik
Mengaku Teman Anak, Pria Diduga Lecehkan Lansia di Bondowoso
15 Juni 2026
15:57
Hukum & Politik
Air Laut Meluap ke Daratan, Banjir Rob Rendam Wilayah Pesisir Pasuruan
15 Juni 2026
15:54
Hukum & Politik
Bupati Indah Amperawati Tegaskan Penindakan terhadap Penjual Miras Ilegal
15 Juni 2026
15:47