Detail Berita
Program Intervensi BPOM Sasar Desa, Pasar, dan Sekolah di Banyuwangi
Pewarta : Evelyne
29 April 2026
14:22
Penandatanganan komitmen bersama keamanan pangan oleh BPOM dan Pemkab Banyuwangi bersama lintas sektor di Banyuwangi (foto : Evelyne)
BANYUWANGI, enewsindo.co.id - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus memperkuat upaya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap keamanan pangan melalui program intervensi yang akan segera dilaksanakan di wilayah setempat.
Kepala BPOM di Jember, Benny Hendrawan Prabowo, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari langkah strategis membangun sinergi lintas sektor guna menciptakan lingkungan pangan yang aman.
“Melalui advokasi lintas sektor ini, kami berharap dapat terbangun komitmen dan sinergi yang lebih kuat antara daerah, pemangku kepentingan, serta masyarakat agar tercipta lingkungan pangan yang aman,” ujar Benny dalam forum advokasi program keterpaduan keamanan pangan di Banyuwangi, Selasa (28/4).
Ia menegaskan bahwa aspek keamanan pangan merupakan fondasi utama bagi kesehatan masyarakat, sehingga kolaborasi dari hulu hingga hilir, mulai dari proses produksi, distribusi hingga konsumsi, menjadi sangat penting.
Untuk mendukung hal tersebut, BPOM akan melaksanakan intervensi program pada tiga sarana utama, yakni desa, pasar, dan sekolah. Program ini mencakup bimbingan teknis bagi kader desa, pengelola pasar, serta komunitas sekolah yang melibatkan guru, siswa, dan orang tua.
“Khusus komunitas sekolah, kita fokus ke level SMP dan SMA dengan harapan mereka bisa menularkan pengetahuan yang didapat kepada teman sebayanya,” katanya.
Di tingkat desa, BPOM akan membentuk kader keamanan pangan yang bertugas melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat terkait pemilihan pangan yang aman. Sementara di tingkat pasar, akan dibentuk komunitas yang mendorong pedagang menjual produk pangan yang aman sekaligus mengedukasi konsumen agar lebih selektif.
“Ini adalah upaya untuk menjamin keamanan pangan dari hulu ke hilir, mulai dari pasar sebagai tempat mendapatkan bahan pangan, desa sebagai tempat produksi rumah tangga, hingga sekolah tempat anak-anak mengonsumsi makanan,” ujarnya.
Asisten Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Banyuwangi, M.Y. Bramuda, menyatakan pemerintah daerah mengapresiasi inisiatif BPOM dalam memperkuat koordinasi lintas sektor.
“Keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Pemkab siap mendukung dan bersinergi dengan BPOM dan seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan masyarakat mendapatkan pangan yang aman, sehat, dan berkualitas,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama antara BPOM di Jember dan lintas sektor sebagai langkah konkret mewujudkan pangan yang aman dan sehat di Banyuwangi. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Bapperida Jember Gelar Desk Identifikasi Usulan Masyarakat dan Pokir DPRD untuk RKPD 2028
26 Oktober 2026
15:51
Hukum & Politik
Home Care hingga Mobil Cinta, Cara Jember Mendekatkan Layanan kepada Warga Rentan
26 Oktober 2026
15:49
Hukum & Politik
DPRD Banyuwangi Inventarisasi 25 Raperda untuk Propemperda 2027, Hanya Satu Usulan Inisiatif Dewan
26 Oktober 2026
14:59
Hukum & Politik
TPP ASN Nias Selatan Ditahan jika Belum Kembalikan Kerugian Daerah Temuan BPK
26 Oktober 2026
14:16
Ekonomi & Bisnis
Efek Gandrung Sewu, Penumpang Kereta Api di Banyuwangi Meningkat
26 Oktober 2026
14:13