Detail Berita
Peringati Hari Kartini 2026, KPI Jember Bersama RSU Kaliwates, Ajak Perempuan Peduli Kesehatan
Pewarta : Evelyne
29 April 2026
12:40
Puluhan perempuan yang tergabung dalam Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Cabang Jember berpose sambil menyerukan semangat peringatan Hari Kartini 2026 usai kegiatan di Jember (foto : Evelyne)
JEMBER, enewsindo.co.id - Peringatan Hari Kartini 2026 dimaknai dengan langkah konkret oleh Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Cabang Jember. Bersama RSU Kaliwates, mereka menggelar layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang dimanfaatkan puluhan perempuan, Rabu (29/4/2026).
Sekitar 70 peserta mengikuti pemeriksaan dasar, meliputi tekanan darah, gula darah, dan asam urat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong kesadaran perempuan terhadap pentingnya deteksi dini kondisi kesehatan.
Dokter umum RSU Kaliwates, Elita Ismi, mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan masih tahap awal atau skrining untuk mengetahui kondisi kesehatan peserta.
“Untuk hari ini, pemeriksaan yang dilakukan meliputi tekanan darah, gula darah, dan asam urat. Jumlah peserta yang mengikuti sekitar 70 orang, yang didominasi perempuan,” ujarnya.
Ia menambahkan, RSU Kaliwates memiliki berbagai layanan lanjutan yang dapat diakses masyarakat, khususnya perempuan.
“Dari RSU Kaliwates, kami memiliki berbagai layanan yang dapat mendukung kesehatan perempuan, seperti pemeriksaan pap smear dan mammografi, serta layanan kesehatan lainnya,” katanya.

Elita berharap kegiatan serupa dapat meningkatkan kepedulian perempuan terhadap kesehatan diri, termasuk melakukan pemeriksaan lanjutan secara berkala.
“Harapannya, perempuan bisa lebih aware terhadap kesehatan diri dan kesehatan kewanitaan, sehingga dapat melakukan pemeriksaan lanjutan secara lebih terarah,” ucapnya.
Sekretaris KPI Cabang Jember, Dewi Eliana, menilai peringatan Hari Kartini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ruang refleksi atas perjuangan perempuan.
“Hari Kartini bukan sekadar peringatan historis, tetapi ruang refleksi bersama tentang perjalanan perempuan dalam memperjuangkan keadilan, kesetaraan, dan kemanusiaan,” ujarnya.
Menurut Dewi, perempuan memiliki peran penting di berbagai lini kehidupan, mulai dari rumah tangga hingga ruang publik. Namun, peran tersebut kerap tidak terlihat dan kurang mendapat pengakuan.
“Perempuan tidak pernah diam. Di rumah, komunitas, ruang kerja, hingga situasi krisis, perempuan selalu hadir merawat kehidupan. Namun, kerja-kerja ini sering tidak terlihat, tidak terhitung, bahkan tidak diakui,” katanya.
Ia menambahkan, perempuan di Jember berkontribusi besar di sektor pertanian, UMKM, hingga kegiatan sosial di tingkat desa.
Meski demikian, masih terdapat sejumlah tantangan, seperti kekerasan berbasis gender, keterbatasan akses sumber daya, dan minimnya keterlibatan dalam pengambilan keputusan.
“Ruang seperti ini penting untuk memperkuat, menyambung, dan menggerakkan potensi perempuan agar bisa bersinergi demi kesejahteraan bersama,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Ely Agustiya menyampaikan, rangkaian kegiatan ini merupakan upaya menjaga semangat perjuangan Kartini tetap hidup di tengah masyarakat.
“Meski peringatan Hari Kartini telah lewat, semangatnya harus selalu ada. Tanpa perjuangan Kartini, tidak akan ada perempuan-perempuan hebat seperti saat ini dokter, kepala sekolah, pengacara, dan berbagai profesi lainnya,” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh pihak untuk bersatu memperjuangkan kehidupan yang lebih adil dan setara bagi perempuan, khususnya di Jember.
“Sudah saatnya kita rapatkan barisan dan memberikan kontribusi nyata agar perempuan mendapatkan kehidupan yang lebih adil dan setara,” tandasnya. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Pendidikan & Teknologi
TKA Trenggalek Minim Gangguan, Partisipasi Tinggi Cerminkan Adaptasi Digital Sekolah
29 April 2026
15:15
Hukum & Politik
Masuk Prioritas, Jembatan Sungai Lembu Banyuwangi Masuk Tahap Lelang Pekan Ini
29 April 2026
15:05
Ekonomi & Bisnis
Petik Tebu Manten di PG Pradjekan, Doa untuk Musim Giling 2026
29 April 2026
14:57
Hukum & Politik
Program Intervensi BPOM Sasar Desa, Pasar, dan Sekolah di Banyuwangi
29 April 2026
14:22
Ekonomi & Bisnis
KPI Jember Perkuat UMKM, Sabun dari Limbah Jadi Produk Unggulan
29 April 2026
13:55