Detail Berita

Hukum & Politik

Perahu Karet Rusak, Siswa SD di Jubung Kembali Gunakan Gaetek Demi Sekolah

Pewarta : Redaksi

29 April 2026

13:12

Siswa SDN Jubung 02 menyeberangi Sungai Bedadung menggunakan getek bambu karena perahu karet rusak. (Foto: Istimewqa)

JEMBER, enewsindo.co.id - Siswa SDN Jubung 02 bersama warga kembali mengandalkan getek bambu untuk menyeberangi Sungai Bedadung dalam aktivitas harian mereka, terutama saat berangkat dan pulang sekolah.

Sebelumnya, akses penyeberangan sempat terbantu dengan perahu karet milik Mapalus FISIP Unej yang digunakan oleh pelajar, anak PAUD, hingga warga yang bekerja di kawasan Perumahan Griya Mangli Indah (GMI). Namun, kerusakan pada bagian pengikat tali membuat perahu tersebut tidak lagi bisa difungsikan.

Dikutip dari radarjember.jawapos.com, kondisi ini memaksa warga kembali menggunakan sarana tradisional berupa getek karena dinilai lebih efisien dibandingkan harus memutar melalui jalur darat yang lebih jauh dan padat kendaraan.

“Kalau lewat jalan aspal, jaraknya lebih jauh dan lalu lintasnya cukup ramai. Dengan menyeberang sungai, siswa yang diantar orang tuanya bisa lebih cepat sampai ke sekolah,” ujar salah satu warga.

Ia juga menjelaskan bahwa mayoritas siswa SDN Jubung 02 tinggal di wilayah utara Sungai Bedadung, sehingga akses penyeberangan menjadi kebutuhan utama setiap hari.

Meski hanya menggunakan getek sederhana, faktor keselamatan tetap menjadi perhatian. “Anak-anak dan orang tua yang mengantar tetap pakai pelampung demi keamanan,” imbuhnya.

Selain menggunakan getek, warga juga masih memanfaatkan jembatan gantung yang menghubungkan Dusun Darungan Utara dan Dusun Darungan Selatan sebagai jalur alternatif. Jembatan tersebut kerap dilalui pelajar, termasuk siswa SMKN 5 Jember, serta warga yang beraktivitas karena jaraknya yang relatif lebih dekat. (*)


Tags : #sungai #bertaruhnyawa #jember #demisekolah #getekbambu

Ikuti Kami :

Komentar