Detail Berita
KPAI Ungkap Akar Masalah Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta
Pewarta : Redaksi
27 April 2026
15:07
Kasus kekerasan terhadap puluhan anak di daycare Yogyakarta. (Foto: Istimewa)
YOGYAKARTA, enewsindo.co.id - Kasus dugaan kekerasan terhadap anak di sebuah daycare di Yogyakarta menuai perhatian luas dari berbagai pihak, termasuk Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
Peristiwa ini dinilai bukan sekadar kasus individu, melainkan mencerminkan persoalan serius dalam sistem pengasuhan anak di Indonesia yang masih belum optimal. Puluhan anak diduga mengalami perlakuan tidak manusiawi di tempat yang seharusnya menjadi ruang aman bagi tumbuh kembang mereka.
Dikutip dari Kompas.com, Wakil Ketua KPAI, Jasra Putra, menegaskan bahwa kejadian tersebut menjadi peringatan keras bagi semua pihak, terutama dalam memastikan perlindungan anak di lingkungan pengasuhan non-keluarga. Temuan kondisi anak yang diikat dan dibungkam sebagai bentuk pelanggaran berat terhadap hak anak.
“Penemuan anak-anak dalam kondisi kaki dan tangan terikat, serta mulut tersumpal kain agar tidak menangis, adalah sebuah tragedi kemanusiaan yang menampar wajah perlindungan anak di Indonesia,” ujarnya kepada Kompas.com.
Dari hasil penelusuran, KPAI mengidentifikasi sejumlah faktor yang saling berkaitan, mulai dari keterbatasan pilihan orang tua akibat tekanan ekonomi hingga maraknya operasional daycare yang tidak memenuhi standar.
Banyak lembaga penitipan anak menawarkan biaya rendah dengan mengorbankan kualitas fasilitas, keamanan, serta rasio pengasuh yang tidak seimbang dengan jumlah anak.
Selain itu, rendahnya kompetensi tenaga pengasuh dan minimnya pengawasan dari pemerintah daerah turut memperburuk kondisi. Tidak adanya standar yang jelas serta lemahnya pengawasan membuat potensi kekerasan sulit terdeteksi sejak awal.
Kasus ini pun mendorong perlunya langkah konkret dari pemerintah dan masyarakat untuk memperbaiki sistem pengasuhan anak agar lebih aman, layak, dan berpihak pada kepentingan terbaik anak. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Ekonomi & Bisnis
JFC 2026 Jember Jadi Panggung Ekspor, Tamu Asal Jepang Kepincut Edamame Mitratani Dua Tujuh
27 Juli 2026
01:09
Ekonomi & Bisnis
Tamu Jepang Tinjau Mitra Tani Jember, Target Ekspor Naik Jadi 12.000 Ton Tahun Depan
26 Juli 2026
21:11
Hukum & Politik
Adilina Ndruru Fraksi Partai Gerindra Sampaikan Ucapan Selamat HUT ke-23 Nias Selatan
25 Juli 2026
15:08
Hukum & Politik
Amoni Zega Ucapkan Selamat HUT ke-23 Nias Selatan, Tegaskan Komitmen Fraksi PDI Perjuangan Kawal Aspirasi Rakyat
25 Juli 2026
14:38
Ekonomi & Bisnis
JFC 2026 Gerakkan Ekonomi Kerakyatan, Omzet Pedagang Naik Dua Kali Lipat
25 Juli 2026
00:50