Detail Berita
Pemkab Sampang Matangkan Persiapan Sekolah Rakyat, Kuota SD Masih Kurang Peminat
Pewarta : Ahmad
11 Juni 2026
20:00
Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang, Yuliadi Setiawan (foto : Istimewa)
SAMPANG, enewsindo.co.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang terus mematangkan persiapan pelaksanaan Sekolah Rakyat yang merupakan salah satu program strategis nasional. Berbagai rapat koordinasi dilakukan guna memastikan seluruh kebutuhan program dapat terpenuhi sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang, Yuliadi Setiawan, mengatakan pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk mendukung penuh pelaksanaan Sekolah Rakyat. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyiapan calon siswa, koordinasi lintas instansi, hingga pemantauan perkembangan pembangunan fisik sekolah.
“Penjangkauan calon siswa dilakukan kepada keluarga miskin dan miskin ekstrem yang masuk kategori desil satu dan desil dua. Setiap jenjang pendidikan, mulai SD, SMP hingga SMA, ditargetkan menerima sebanyak 90 siswa dari Kabupaten Sampang,” ujarnya.
Yuliadi menjelaskan bahwa proses yang sedang berlangsung saat ini bukan pendaftaran maupun seleksi, melainkan penjangkauan langsung kepada keluarga sasaran yang berhak mengikuti program tersebut.
“Pendamping sosial dan petugas terkait mendatangi rumah-rumah warga untuk memberikan penjelasan mengenai program Sekolah Rakyat beserta fasilitas yang akan diterima siswa,” katanya.
Selain kesiapan peserta didik, Pemkab Sampang juga terus memantau perkembangan pembangunan fisik sekolah yang menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Menurut Yuliadi, pemerintah daerah optimistis seluruh tahapan persiapan dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan sehingga program Sekolah Rakyat dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pemerintah daerah optimistis seluruh tahapan dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” tuturnya.
Ia berharap Sekolah Rakyat mampu menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi masyarakat kurang mampu sekaligus menciptakan generasi muda yang memiliki daya saing lebih baik di masa depan.
Sementara itu, hingga saat ini kuota peserta didik untuk jenjang SMP dan SMA dilaporkan telah melampaui target. Namun, jumlah calon siswa untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) masih belum memenuhi kuota yang tersedia.
Kondisi tersebut diduga dipengaruhi oleh keraguan sebagian orang tua yang menganggap anak usia sekolah dasar masih terlalu kecil untuk mengikuti pendidikan berbasis asrama. Padahal, Sekolah Rakyat menawarkan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari pendidikan formal, pembinaan karakter, pendidikan agama, hingga kegiatan pengembangan bakat dan minat siswa.
Pemerintah Kabupaten Sampang terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar orang tua memahami manfaat program tersebut dan tidak ragu memberikan kesempatan kepada anak-anak mereka untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik melalui Sekolah Rakyat.
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Banyuwangi Jadi Basis Perdana Santai Seaplane di Indonesia, Tawarkan Wisata Udara Premium
11 Juni 2026
20:48
Hukum & Politik
Warga Bakungan Banyuwangi Sulap Sampah Jadi Cuan
11 Juni 2026
20:32
Hukum & Politik
Kemendagri Beri Sinyal Positif, Banyuwangi Dinilai Siap Gelar Pilkades dengan e-Voting
11 Juni 2026
20:19
Hukum & Politik
Pemkab Sampang Matangkan Persiapan Sekolah Rakyat, Kuota SD Masih Kurang Peminat
11 Juni 2026
20:00
Hukum & Politik
Forwali Nisel Doakan Kapolres Nias Selatan Sukses dan Sehat di usia ke-42 tahun
11 Juni 2026
19:40