Detail Berita
Warga Bakungan Banyuwangi Sulap Sampah Jadi Cuan
Pewarta : Hakim Said
11 Juni 2026
20:32
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meninjau TPS 3R Omah Olah Sampah di Bakungan (foto : Hakim Said).
BANYUWANGI, enewsindo.co.id - Di saat persoalan sampah masih menjadi tantangan di banyak daerah, warga Kelurahan Bakungan, Banyuwangi, justru menunjukkan cara berbeda dalam mengelolanya. Melalui pengelolaan berbasis masyarakat, sampah rumah tangga tak hanya mengurangi beban lingkungan, tetapi juga menghasilkan nilai ekonomi.
Kelurahan Bakungan menjadi salah satu wilayah yang aktif mengembangkan pengelolaan sampah mandiri melalui Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Omah Olah Sampah.
Fasilitas tersebut dikelola oleh KSM Joger Blambangan sejak Juni 2023 dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari warga, karang taruna, tokoh masyarakat, hingga ibu-ibu PKK.
Plt Lurah Bakungan, Prasetyo Suhartono, mengatakan edukasi kepada masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut. Warga dibiasakan memilah sampah sejak dari rumah, terutama memisahkan sampah organik dan anorganik.
" Sampai sekarang terus kami edukasi. Tidak mudah, tetapi harus terus dibiasakan dari skala rumah tangga agar memudahkan petugas TPS dalam mengolah sampah," ujar Prasetyo saat mendampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meninjau TPS 3R Omah Olah Sampah, Minggu (7/6/2026).
Menurut Prasetyo, TPS 3R tersebut saat ini melayani sekitar 3.000 warga. Layanan yang diberikan tidak hanya pengangkutan sampah rumah tangga, tetapi juga pengolahan sampah, produksi hasil daur ulang, hingga edukasi lingkungan bagi masyarakat.
Setiap hari, TPS 3R Omah Olah Sampah menangani sekitar 1,2 hingga 2 ton sampah rumah tangga. Dari jumlah tersebut, sekitar dua kuintal sampah organik diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah.
"Sampah organik yang telah dipilah kami manfaatkan untuk pakan maggot, kompos, dan pupuk organik cair. Maggot kemudian digunakan sebagai pakan ayam, bebek, dan lele yang dibudidayakan KSM, serta dijual kepada masyarakat," jelasnya.
Upaya tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. Menurutnya, Bakungan berhasil membuktikan bahwa pengelolaan sampah dapat diselesaikan dari tingkat kelurahan dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
"Bakungan menjadi contoh bagaimana persoalan sampah bisa diselesaikan dari tingkat kelurahan. Kuncinya ada pada kepedulian dan gotong royong warga. Ini merupakan praktik baik yang bisa direplikasi di desa maupun kelurahan lain," kata Ipuk.
Ipuk menambahkan, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus mendorong desa dan kelurahan untuk memiliki sistem pengelolaan sampah mandiri guna mendukung keberadaan TPS 3R skala besar yang telah beroperasi di sejumlah wilayah.
Saat ini Banyuwangi memiliki TPS 3R berkapasitas besar di Balak, Kecamatan Songgon, TPS Tembokrejo di Kecamatan Muncar, serta TPS 3R Kareta yang masih dalam tahap pembangunan.
"Seperti di Bakungan ini, sampah organik sudah selesai diolah di tingkat kelurahan. Hanya sampah residu yang dikirim ke TPS skala besar. Jika masyarakat terlibat aktif, sampah bukan lagi menjadi masalah serius, tetapi bisa menjadi sumber manfaat bagi lingkungan dan ekonomi warga," ujarnya.
Tak hanya itu, Kelurahan Bakungan juga mengembangkan inovasi bank sampah digital melalui aplikasi Abank Sayang (Bank Sampah Masyarakat Bakungan). Melalui aplikasi tersebut, seluruh transaksi tabungan sampah warga tercatat secara digital, mulai dari pendaftaran, penimbangan, hingga konversi menjadi saldo tabungan.
Saat ini, sekitar 140 warga tercatat sebagai nasabah aktif bank sampah tersebut, mulai dari ibu rumah tangga hingga siswa sekolah dasar.
"Warga cukup membawa sampah yang sudah dipilah ke TPS 3R untuk ditimbang. Nilainya langsung masuk ke saldo tabungan di aplikasi. Saldo itu bisa dicairkan menjadi uang tunai atau ditukar dengan berbagai hadiah," pungkas Prasetyo. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Ekonomi & Bisnis
Tamu Jepang Tinjau Mitra Tani Jember, Target Ekspor Naik Jadi 12.000 Ton Tahun Depan
26 Juli 2026
21:11
Hukum & Politik
Adilina Ndruru Fraksi Partai Gerindra Sampaikan Ucapan Selamat HUT ke-23 Nias Selatan
25 Juli 2026
15:08
Hukum & Politik
Amoni Zega Ucapkan Selamat HUT ke-23 Nias Selatan, Tegaskan Komitmen Fraksi PDI Perjuangan Kawal Aspirasi Rakyat
25 Juli 2026
14:38
Ekonomi & Bisnis
JFC 2026 Gerakkan Ekonomi Kerakyatan, Omzet Pedagang Naik Dua Kali Lipat
25 Juli 2026
00:50
Hukum & Politik
Bupati Nias Selatan Buka Suara soal Ketidakhadiran saat Kunker Gubernur Sumut, Tegaskan Sudah Kantongi Izin
24 Juli 2026
09:50