Detail Berita
Menkes Ungkap Campak Lebih Menular dari Covid-19 dan Rentan Menyebar di Sekolah
Pewarta : Redaksi
24 April 2026
13:57
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa campak menjadi salah satu penyakit paling menular (Foto: Istimewa)
JAKARTA, enewsindo.co.id - Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyoroti tingginya tingkat penularan penyakit campak dalam rapat bersama Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (20/4/2026). Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa campak termasuk penyakit menular dengan laju penyebaran yang sangat tinggi dibandingkan penyakit lain.
Ia menjelaskan bahwa tingkat reproduksi virus campak jauh melampaui Covid-19 pada masa awal pandemi. “Jadi kalau Covid dulu di awal-awal, satu orang nularin tiga, nularin empat. Waktu Omicron bisa delapan gitu, ya. Nah, campak ini satu orang bisa nularin sampai 18,” ujarnya, dikutip dari Kompas.com.
Meski demikian, Budi menekankan bahwa campak pada umumnya tidak berujung fatal. Risiko kematian lebih sering terjadi akibat komplikasi serius seperti infeksi paru-paru atau peradangan otak. Ia juga mengingatkan bahwa vaksin untuk campak sudah tersedia sejak lama sehingga pengendalian sebenarnya dapat dilakukan secara optimal.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa lonjakan kasus campak kerap terjadi pada awal tahun di berbagai negara. Hal tersebut bukan disebabkan faktor cuaca, melainkan meningkatnya mobilitas masyarakat, khususnya anak-anak yang kembali beraktivitas di sekolah. “Jadi di seluruh dunia itu awal tahun biasanya anak-anak mulai sekolah. Nah, di situlah penularan terjadi,” katanya.
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Perhutani KPH Bondowoso Rotasi Pimpinan, Fokus Perkuat Kinerja Organisasi
8 Juni 2026
23:02
Hukum & Politik
Jalan Rusak di Onolalu Jadi Sorotan, Wabup Nias Selatan Turun Cek
8 Juni 2026
22:51
Hukum & Politik
Kebakaran Gudang Plastik di Gempol Pasuruan Diduga Korsleting Listrik
8 Juni 2026
19:32
Hukum & Politik
Kebocoran Pipa Gas di Babelan Diduga Terkait Pemasangan Pipa BBM
8 Juni 2026
18:22
Hukum & Politik
Bupati Nias Selatan : PPPK Paruh Waktu Jangan Dianaktirikan, Gaji Harus Tepat Waktu
8 Juni 2026
18:07