Detail Berita

Hukum & Politik

ASN Jember Turun Langsung Verifikasi Data Kemiskinan

Pewarta : Redaksi

22 April 2026

11:11

seorang asn turun langsung ke lapangan dalam program verval (Foto: Istimewa)

JEMBER, enewsindo.co.id - Pemerintah Kabupaten Jember mengambil langkah progresif dalam memperbarui data kemiskinan dengan melibatkan sekitar 22 ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melakukan verifikasi dan validasi (verval) warga miskin kategori Desil 1. Program yang digelar pada 18 hingga 24 April 2026 ini menyasar sekitar 97 ribu warga, dengan masing-masing ASN bertanggung jawab mendata tiga hingga lima orang secara langsung di lapangan.

Penjabat Sekretaris Daerah Jember, Akhmad Helmi Luqman, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak semata berfokus pada pembaruan data, tetapi juga menjadi sarana membangun kepekaan sosial di kalangan ASN. Ia menyebut, keterlibatan langsung di tengah masyarakat diharapkan mampu menumbuhkan empati yang lebih kuat terhadap kondisi warga.

“Ini bukan sekadar soal data. ASN harus melihat sendiri bagaimana kondisi warga, sehingga tumbuh empati dan kepedulian,” ujar Helmi, seperti dikutip dari berandaindonesia.id.

Helmi menjelaskan, metode penugasan lintas wilayah sengaja diterapkan agar ASN mendapatkan gambaran yang lebih luas mengenai kondisi sosial masyarakat. Dengan turun langsung ke lapangan, ASN tidak hanya bergantung pada laporan administratif, tetapi juga memahami realitas kehidupan warga secara nyata.

Pendekatan ini dinilai penting untuk memastikan data kemiskinan yang dihasilkan lebih akurat dan dapat menjadi dasar kebijakan yang tepat sasaran.

Hal senada disampaikan Lurah Antirogo, Teguh Tri Laksono. Ia mengaku merasakan langsung manfaat dari keterlibatan dalam kegiatan verval tersebut. Menurutnya, pengalaman turun ke lapangan memberikan perspektif baru terkait kondisi masyarakat di berbagai wilayah.

“Kami jadi benar-benar melihat langsung kondisi warga di berbagai daerah. Ini pengalaman yang membuka mata,” katanya.

Ia menambahkan, keterlibatan ASN secara langsung tidak hanya meningkatkan empati, tetapi juga memperkuat validitas data kemiskinan di Kabupaten Jember. Dengan data yang lebih akurat, diharapkan program penanggulangan kemiskinan ke depan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. (*)

Tags : #fyp #beritajember #asn #infojember

Ikuti Kami :

Komentar