Detail Berita
Trenggalek Gunakan Skema Pinjaman untuk Genjot Pembangunan Daerah
Pewarta : Evelyne
21 April 2026
16:33
Penandatangan MOu Pemerintah Trenggalek bersama PT SMI (foto : Istimewa)
TRENGGALEK, enewsindo.co.id - Pemerintah Kabupaten Trenggalek kembali memperoleh dukungan pembiayaan untuk pembangunan daerah. Kali ini, PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) mengucurkan pinjaman sebesar Rp70 miliar guna mempercepat pembangunan infrastruktur, terutama sektor jalan dan pariwisata.
Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI, Faaris Rasnawa, mengatakan dukungan tersebut merupakan kelanjutan kerja sama antara lembaganya dan Pemerintah Kabupaten Trenggalek. Ia menilai kepemimpinan Bupati Trenggalek yang mendorong skema pembiayaan kreatif sebagai langkah strategis di tengah keterbatasan fiskal daerah.
“Kami men-support inisiatif creative financing yang dilakukan oleh Pak Bupati untuk menghadirkan solusi pembangunan. Hari ini kami memberikan pinjaman untuk dua kegiatan, yakni jalan dan pariwisata,” ujar Faaris.
Menurut dia, kerja sama ini bukan yang pertama. Pada masa pandemi Covid-19, PT SMI juga terlibat dalam pembiayaan proyek jalan dan rumah sakit di Trenggalek. Ia menyebut hasil proyek tersebut kini mulai memberikan dampak positif, baik dari sisi operasional maupun peningkatan pendapatan daerah.
Faaris menjelaskan, skema pembiayaan yang digunakan masih mengacu pada pola sebelumnya, yakni pencairan dana berbasis progres proyek. Skema ini, kata dia, bertujuan menjaga akuntabilitas dan tata kelola pembiayaan. Pinjaman tersebut juga dirancang agar tidak melampaui masa jabatan kepala daerah.
“Bunga ada kenaikan sedikit menyesuaikan risiko, tetapi tetap bersifat konsesional dan di bawah suku bunga pasar,” katanya.
Sementara itu, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menegaskan pembiayaan tersebut telah direncanakan sejak tahun sebelumnya. Rencana itu, kata dia, sudah tercantum dalam dokumen perencanaan daerah, termasuk RPJMD dan APBD 2026.
“Ini bukan keputusan tiba-tiba. Dari awal sudah kita rancang, termasuk sumber pendanaannya. DPRD juga sudah menyepakati pembiayaan ini,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, pemerintah daerah semula memproyeksikan kemampuan pembiayaan hingga Rp150 miliar. Namun, setelah menghitung rasio kemampuan keuangan daerah atau debt service ratio, angka tersebut disesuaikan menjadi Rp70 miliar.
Menurut Arifin, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi percepatan pembangunan tanpa bergantung sepenuhnya pada anggaran murni daerah.
“Pembiayaan ini bukan beban, tetapi cara untuk mempercepat pembangunan yang manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” katanya.
Selain pembiayaan infrastruktur, PT SMI juga tengah melakukan studi peningkatan kualitas pengelolaan sampah di Trenggalek. Kajian tersebut menjadi bagian dari rencana kerja sama lanjutan yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan di daerah itu. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Dikira Pencuri, Dua Pria di Sempu Ternyata Bawa 30 Paket Sabu, Diserahkan ke Satresnarkoba
21 April 2026
17:44
Hukum & Politik
Trenggalek Alokasikan Pinjaman Rp70 Miliar untuk Jalan dan Pariwisata
21 April 2026
16:54
Hukum & Politik
70 Miliar Tak Hanya untuk Jalan, Bupati Mochamad Nur Arifin Incar PAD Baru
21 April 2026
16:44
Hukum & Politik
Trenggalek Gunakan Skema Pinjaman untuk Genjot Pembangunan Daerah
21 April 2026
16:33
Hukum & Politik
Aksi Begal Dilaporkan Terjadi di Desa Pikatan, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
21 April 2026
15:46