Detail Berita
70 Miliar Tak Hanya untuk Jalan, Bupati Mochamad Nur Arifin Incar PAD Baru
Pewarta : Evelyne
21 April 2026
16:44
Bupati Trenggalek bersama PT SMI tunjukkan MOu kerjasama (foto : Istimewa)
TRENGGALEK, enewsindo.co.id - Pemerintah Kabupaten Trenggalek menegaskan pemanfaatan pinjaman Rp70 miliar tidak akan difokuskan sepenuhnya untuk pembangunan jalan.
Dana tersebut diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menciptakan sumber pendapatan asli daerah (PAD) baru.
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mengatakan pembangunan jalan tetap penting untuk membuka akses masyarakat. Namun, infrastruktur jalan yang ada saat ini sebagian besar hanya berfungsi sebagai penunjang aktivitas sosial ekonomi dan tidak menghasilkan pendapatan langsung.
“Kalau semuanya digunakan untuk jalan, nanti yang mencicil siapa? Jalan tidak langsung menghasilkan PAD, kecuali di kawasan bisnis,” ujarnya.
Pemerintah daerah, lanjut dia, memilih membagi pembiayaan ke sektor kawasan perkotaan dan pariwisata. Penataan kawasan kota diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat serta membuka peluang usaha baru.
Selain itu, sektor pariwisata akan difokuskan pada pengembangan destinasi baru. Sejumlah lokasi yang akan dikembangkan antara lain Pantai Prigi, Gua Lowo, dan kawasan Dilum Wilis.
Menurut Arifin, langkah tersebut dilakukan untuk mendiversifikasi sumber PAD. Selama ini, pendapatan daerah dari sektor pariwisata masih bertumpu pada destinasi tertentu.
“Kita ingin punya sumber pendapatan baru agar tidak bergantung pada satu lokasi,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah juga akan memperkuat ekosistem investasi di kawasan wisata, termasuk mendukung pengembangan usaha seperti glamping di area perkebunan kopi.
Bupati menyebut skema pembiayaan tersebut telah terbukti efektif, salah satunya pada sektor rumah sakit daerah yang mengalami peningkatan pendapatan signifikan setelah pembangunan dilakukan.
“Pendapatan rumah sakit yang dulu sekitar Rp20 miliar kini hampir mencapai Rp140 miliar,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Trenggalek menilai pembiayaan tersebut sebagai instrumen percepatan pembangunan yang diharapkan dapat meningkatkan kemandirian fiskal daerah. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Pendidikan & Teknologi
Mansawangi Drum Corps Sapu Bersih Tropi di Ijen Marching Festival 2026, Kemenag Banyuwangi Beri Apresiasi
18 Oktober 2026
23:45
Hukum & Politik
Ditjen Imigrasi Perkuat Pengawasan Orang Asing Lewat Digitalisasi, Ini Hasil Penindakannya
18 Oktober 2026
20:40
Pendidikan & Teknologi
Gita Amarta SDN Dabasah 1 Bondowoso Bawa Pulang Lima Piala dari Ijen Marching Festival di Banyuwangi
18 Oktober 2026
20:25
Hukum & Politik
Cegah Narkoba Masuk Desa, BNNK Banyuwangi Gandeng Sembilan Kades dan Lurah di Glagah
18 Oktober 2026
18:02
Pendidikan & Teknologi
Atlet FKTI Jember Berjuang Memantapkan Langkah Menuju Target Dua Emas
18 Oktober 2026
17:16