Detail Berita
OJK Desak BNI Tuntaskan Kasus Deposito Bodong Rp 28 Miliar di Aek Nabara
Pewarta : Redaksi
20 April 2026
11:26
Gedung Otoritas Jasa Keuangan (Foto: Istimewa)
SUMATERA UTARA, enewsindo.co.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendesak PT Bank Negara Indonesia (BNI) segera menuntaskan kasus dugaan investasi bodong yang terjadi di Kantor Kas Aek Nabara, Sumatera Utara.
Kasus ini mencuat setelah pengurus Gereja Paroki St Fransiskus Assisi melaporkan dana jemaat senilai Rp 28 miliar tidak dapat dicairkan. OJK menekankan penyelesaian harus dilakukan secara cepat, transparan, dan bertanggung jawab demi melindungi kepentingan nasabah.
Kepala Departemen Surveillance dan Kebijakan Sektor Jasa Keuangan Terintegrasi OJK, Agus Firmansyah, menyatakan OJK telah memanggil manajemen BNI untuk meminta klarifikasi sekaligus memastikan langkah penanganan berjalan sesuai ketentuan.
"OJK juga meminta adanya investigasi internal menyeluruh guna mengungkap akar permasalahan serta memperbaiki sistem pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang," kata Agus, Dikutip dari tempo.co.
Dalam prosesnya, lanjut Agus, BNI disebut telah melakukan verifikasi dan mengembalikan sebagian dana nasabah sebesar Rp 7 miliar. Selain itu, bank juga berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk mengamankan aset yang diduga terkait kasus tersebut.
"OJK memastikan akan terus memantau perkembangan penyelesaian hingga seluruh hak nasabah dapat dipenuhi secara adil." ungkap Agus.
Kasus ini bermula dari penawaran produk deposito tidak resmi dengan iming-iming bunga tinggi oleh oknum kepala kantor kas. Dana yang dihimpun diduga ditempatkan melalui bilyet deposito palsu sehingga tidak bisa dicairkan. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Bapperida Jember Gelar Desk Identifikasi Usulan Masyarakat dan Pokir DPRD untuk RKPD 2028
26 Oktober 2026
15:51
Hukum & Politik
Home Care hingga Mobil Cinta, Cara Jember Mendekatkan Layanan kepada Warga Rentan
26 Oktober 2026
15:49
Hukum & Politik
DPRD Banyuwangi Inventarisasi 25 Raperda untuk Propemperda 2027, Hanya Satu Usulan Inisiatif Dewan
26 Oktober 2026
14:59
Hukum & Politik
TPP ASN Nias Selatan Ditahan jika Belum Kembalikan Kerugian Daerah Temuan BPK
26 Oktober 2026
14:16
Ekonomi & Bisnis
Efek Gandrung Sewu, Penumpang Kereta Api di Banyuwangi Meningkat
26 Oktober 2026
14:13