Detail Berita
Pemkab Lumajang Tutup Pangkalan Penimbun Elpiji
Pewarta : Redaksi
13 April 2026
14:59
Pangkalan elpiji 3 kilogram di Desa Jarit, Candipuro, Lumajang ditutup setelah ditemukan dugaan penimbunan ratusan tabung. (Foto: Istimewa)
LUMAJANG, enewsindo.co.id - Pemerintah Kabupaten Lumajang menutup operasional salah satu pangkalan elpiji 3 kilogram di Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, setelah ditemukan dugaan praktik penimbunan. Langkah ini diambil sebagai respons atas kelangkaan elpiji yang dikeluhkan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan bahwa hasil inspeksi mendadak di lokasi menunjukkan jumlah tabung yang disimpan jauh melebihi batas ketentuan. “Kami menemukan jumlah tabung yang tidak wajar dan ini menjadi salah satu penyebab distribusi tidak merata di masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut berdampak langsung pada kenaikan harga elpiji di tingkat pengecer yang melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET). “Akibatnya masyarakat kesulitan mendapatkan elpiji dengan harga yang sesuai, bahkan di beberapa tempat harganya melonjak cukup tinggi,” tambahnya.
Pemerintah daerah, lanjut Indah, akan memperketat pengawasan distribusi serta menindak tegas pelanggaran serupa. “Kami tidak akan mentoleransi praktik yang merugikan masyarakat. Semua pihak dalam rantai distribusi harus bekerja sesuai aturan,” tegasnya. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Identitas Korban KMP Virgo Transport 8 Terungkap, Warga Jenggawah Dipulangkan ke Jember
10 Oktober 2026
23:16
Hukum & Politik
Apresiasi Peran Marbot dan Guru Ngaji, Sumberbaru Fasilitasi Pembukaan Rekening
10 Oktober 2026
16:50
Hiburan
Produk Batik Santri Bawean Gresik Mendunia, Pikat Hati Turis Mancanegara
10 Oktober 2026
16:34
Hukum & Politik
Truk Pasir di Lumajang Alami Rem Blong, Tabrak Pasutri Hingga Meninggal Dunia
10 Oktober 2026
16:32
Ekonomi & Bisnis
Kemitraan Agrinas Tak Cukup Andalkan Bagi Hasil, Produktivitas dan Tata Kelola Jadi Kunci
10 Oktober 2026
15:59