Detail Berita
Pemkab Lumajang Tutup Pangkalan Penimbun Elpiji
Pewarta : Redaksi
13 April 2026
14:59
Pangkalan elpiji 3 kilogram di Desa Jarit, Candipuro, Lumajang ditutup setelah ditemukan dugaan penimbunan ratusan tabung. (Foto: Istimewa)
LUMAJANG, enewsindo.co.id - Pemerintah Kabupaten Lumajang menutup operasional salah satu pangkalan elpiji 3 kilogram di Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, setelah ditemukan dugaan praktik penimbunan. Langkah ini diambil sebagai respons atas kelangkaan elpiji yang dikeluhkan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan bahwa hasil inspeksi mendadak di lokasi menunjukkan jumlah tabung yang disimpan jauh melebihi batas ketentuan. “Kami menemukan jumlah tabung yang tidak wajar dan ini menjadi salah satu penyebab distribusi tidak merata di masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut berdampak langsung pada kenaikan harga elpiji di tingkat pengecer yang melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET). “Akibatnya masyarakat kesulitan mendapatkan elpiji dengan harga yang sesuai, bahkan di beberapa tempat harganya melonjak cukup tinggi,” tambahnya.
Pemerintah daerah, lanjut Indah, akan memperketat pengawasan distribusi serta menindak tegas pelanggaran serupa. “Kami tidak akan mentoleransi praktik yang merugikan masyarakat. Semua pihak dalam rantai distribusi harus bekerja sesuai aturan,” tegasnya. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Distribusi BBM ke Pulau Tello Diselidiki, Polisi Telusuri Dugaan Penggunaan Kapal Tak Standar
28 Mei 2026
22:39
Hukum & Politik
Polres Nias Selatan Tetapkan Lima Tersangka Pembakaran Base Camp PT GRUTI dan PT NAULI
28 Mei 2026
22:03
Pendidikan & Teknologi
SMKN 2 Tuhemberua Cetak Prestasi, 7 Siswa Lolos SNBT 2026 ke PTN Ternama
28 Mei 2026
21:48
Ekonomi & Bisnis
Kebun Tembakau Jadi Lokasi Penyembelihan Terbanyak Kurban PTPN I Regional 5
28 Mei 2026
18:28
Hukum & Politik
Idul Adha 2026, Pemkab Nias Selatan Gencarkan Gerakan Pangan Murah
28 Mei 2026
12:33