Detail Berita
Mbak Wali Rangkul Muhammadiyah, Perkuat Karakter dan Arah Pembangunan Kota Kediri
Pewarta : Siddik
08 April 2026
15:46
Mbak Wali dan Wakil Wali Kota Qowimuddin dan jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Kediri (foto : Siddik)
KOTA KEDIRI, enewsindo.co.id - Pertemuan antara Wali Kota Kediri dan Wakil Wali Kota dengan jajaran, Rabu (8/4/2026), tak sekadar silaturahmi formal. Agenda itu mencerminkan upaya memperkuat konsolidasi sosial di tengah tantangan pembangunan daerah yang kian kompleks.
Dalam pertemuan di Kantor PD Muhammadiyah Kota Kediri, Pemerintah Kota Kediri tampak menegaskan kembali posisi organisasi masyarakat sebagai mitra strategis. Muhammadiyah, yang selama ini dikenal aktif di sektor pendidikan, kesehatan, dan kegiatan sosial, dipandang sebagai kekuatan penting dalam menopang layanan publik yang tidak sepenuhnya dapat dijangkau pemerintah.
Vinanda menyampaikan apresiasi atas kontribusi tersebut. Namun, lebih dari itu, pernyataannya menegaskan kebutuhan akan kolaborasi yang berkelanjutan. Ia menyebut pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan visi Kota Kediri yang MAPAN.
“Alhamdulillah Muhammadiyah telah berkontribusi membantu masyarakat Kota Kediri. Kami percaya pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi dari berbagai pihak,” ujarnya.
Pernyataan ini sekaligus menjadi penanda arah kebijakan yang menempatkan kemitraan sebagai pendekatan utama pembangunan. Di tengah keterbatasan sumber daya pemerintah, pelibatan organisasi masyarakat menjadi strategi untuk memperluas jangkauan program sekaligus memperkuat legitimasi sosial.
Di sisi lain, Vinanda juga menyinggung tantangan generasi muda di era digital. Ia menekankan pentingnya penguatan karakter dan nilai keagamaan sebagai fondasi menghadapi derasnya arus teknologi. Pesan ini menunjukkan perhatian pemerintah terhadap dimensi non-fisik pembangunan—yakni kualitas sumber daya manusia.
“Semoga kita bisa menciptakan generasi yang cerdas dan berakhlak,” kata wali kota termuda tersebut.
Ketua , , menilai hubungan harmonis dengan pemerintah merupakan keniscayaan. Bagi Muhammadiyah, kolaborasi bukan hanya soal dukungan, tetapi bagian dari komitmen ideologis untuk berkontribusi dalam pembangunan masyarakat.
Dengan basis amal usaha yang kuat, organisasi ini memiliki kapasitas untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Karena itu, sinergi dengan pemerintah dinilai dapat mempercepat pencapaian tujuan bersama, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan keagamaan.
Pertemuan ini, dengan demikian, dapat dibaca sebagai langkah memperkuat ekosistem kolaboratif di tingkat lokal. Di tengah dinamika sosial dan tantangan pembangunan yang terus berkembang, kemitraan antara pemerintah dan organisasi masyarakat menjadi salah satu kunci menjaga keberlanjutan pembangunan Kota Kediri. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
HUT ke-18 TIDAR, PC TIDAR Nias Selatan Tegaskan Siap Kawal Visi Gerindra hingga Akar Rumput
7 Juli 2026
12:31
Hukum & Politik
Kapolres Nias Terima Audiensi DPRD Sumut, Tegaskan Penanganan Kasus Dilakukan Profesional
7 Juli 2026
07:26
Hukum & Politik
Tergerak Kondisi Balita Gizi Buruk, Kejari Sampang Datang Bawa Bantuan
6 Juli 2026
17:23
Hukum & Politik
Warga Rowoindah Jember Adukan Dugaan Penyimpangan Dana Desa 2021–2026 ke Kejari Jember
6 Juli 2026
11:25
Hukum & Politik
FORWALI NISEL Dorong Bobby Nasution Percepat Pemerataan Pembangunan di Usia ke-35
5 Juli 2026
23:16