Detail Berita
Dispendik Kediri Kawal Ketat Pengelolaan Dana BOSP 2026
Pewarta : Siddik
04 April 2026
18:29
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Dr. Mokhamat Muhsin Memberikan arahan kepada Kepala sekolah dan Bendahara SMP Negeri dan Swasta di acara Sosialisasi Juknis BPOP (Siddik)
KEDIRI, enewsindo.co.id – Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri tancap gas memastikan pengelolaan dana pendidikan berjalan transparan dan akuntabel. Salah satunya melalui Sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis) Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Tahun 2026 yang digelar 31 Maret hingga 2 April 2026.
Kegiatan ini diikuti kepala sekolah dan bendahara SMP negeri maupun swasta se-Kabupaten Kediri. Sosialisasi dibuka langsung Kepala Dispendik Kabupaten Kediri, Mokhamat Muhsin.
Muhsin menegaskan, dana BOSP bukan sekadar bantuan rutin. Lebih dari itu, dana tersebut menjadi instrumen penting dalam mendongkrak kualitas layanan pendidikan di sekolah.
“Dana BOSP adalah amanah negara. Harus dikelola profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Jangan sampai ada keterlambatan administrasi atau kesalahan pengelolaan,” tegasnya.
Ia mengingatkan, kesalahan dalam pengelolaan dana akan berdampak langsung pada kualitas layanan kepada siswa. Karena itu, pihak sekolah diminta tidak ragu berkoordinasi jika menemui kendala di lapangan.
“Kami tidak ingin sekolah berjalan sendiri. Kalau ada persoalan, segera koordinasikan. Jangan menunda pekerjaan, dan administrasi harus tertib sejak awal,” imbuhnya.
Menurut Muhsin, sosialisasi ini menjadi momen penting untuk menyamakan persepsi antara pemerintah daerah dan satuan pendidikan, khususnya dalam penerapan Permendikdasmen RI Nomor 8 Tahun 2026.
Selama kegiatan, peserta diajak membedah teknis pengelolaan dana BOSP secara detail. Mulai dari perencanaan anggaran, pelaporan, penggunaan dana prioritas, hingga penguatan sistem pengawasan internal sekolah. Diskusi berlangsung interaktif dengan melibatkan narasumber dan tim teknis.
Melalui kegiatan ini, Dispendik berharap tata kelola keuangan sekolah semakin rapi dan profesional. Ujungnya, kualitas layanan pendidikan meningkat dan benar-benar berorientasi pada kebutuhan siswa.
“Harapannya, semua sekolah bisa mengelola dana ini dengan baik sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan peserta didik,” pungkas Muhsin. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Pendidikan & Teknologi
Digital Lab Tamara Management Cetak Creator Muda di SMKN 6 Jember
2 Oktober 2026
21:08
Hukum & Politik
Kebakaran Supermarket Trans Home Jogja Maut, Dua Orang Tewas Di Lokasi
2 Oktober 2026
19:57
Hukum & Politik
Pengasuh Ponpes Miftahul Ulum Kalisat Diperiksa, Homecare Dekatkan Layanan Kesehatan
2 Oktober 2026
19:36
Advertorial
Pemandian Patemon Tanggul, Pesona Air Jernih yang Menjanjikan Wisata Alam di Jember
2 Oktober 2026
19:19
Hukum & Politik
Sumur Mengering, Warga Subo Harus Menempuh 800 Meter Demi Air Bersih
2 Oktober 2026
16:25