Detail Berita

Hukum & Politik

Pemkot Kediri Optimalkan Digitalisasi Hadapi Championship TP2DD 2026

Pewarta : Siddik

03 April 2026

16:17

Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin mengikuti High Level Meeting persiapan Championship TP2DD Jawa Timur secara daring dari ruang kerjanya (Istimewa)

KOTA KEDIRI, enewsindo.co.id - Pemerintah Kota Kediri, mengoptimalkan implementasi digitalisasi transaksi keuangan daerah sebagai persiapan menghadapi Championship Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Tahun 2026.

Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin mengikuti High Level Meeting persiapan Championship TP2DD Provinsi Jawa Timur secara daring dari ruang kerjanya, Senin (30/3/2026), sebagai langkah awal mematangkan strategi dan kesiapan daerah.

“Pemerintah Kota Kediri berkomitmen penuh mendukung percepatan digitalisasi transaksi keuangan daerah sebagai bagian penting menghadapi Championship TP2DD 2026,” ujar Qowimuddin, yang akrab disapa Gus Qowim.

Ia menjelaskan, komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan 100 persen pembayaran penerimaan pajak daerah dan retribusi daerah secara digital. Selain itu, Pemkot Kediri juga terus mengembangkan berbagai kanal layanan publik berbasis digital guna meningkatkan kemudahan, kecepatan, serta transparansi pelayanan kepada masyarakat.

Menurut dia, pemerintah daerah juga akan mengoptimalkan penyusunan laporan hasil pelaksanaan TP2DD Tahun 2025 sebagai bahan evaluasi dan penguatan program digitalisasi ke depan.

“Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah diharapkan memperkuat sinergi dan komitmen dalam mengimplementasikan layanan berbasis digital agar capaian kinerja TP2DD semakin optimal,” katanya.

Gus Qowim menambahkan, keberhasilan dalam Championship TP2DD tidak semata berorientasi pada penghargaan, melainkan sebagai upaya memperkuat tata kelola keuangan daerah yang lebih efektif dan akuntabel.

“Digitalisasi transaksi daerah diharapkan mampu meningkatkan efisiensi anggaran, memperluas potensi pendapatan daerah, sekaligus memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Ibrahim mengatakan Championship TP2DD merupakan instrumen untuk mendorong peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah.

“Melalui implementasi digitalisasi yang konsisten, pemerintah daerah diharapkan mampu mewujudkan tata kelola yang transparan, efisien, serta berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

High Level Meeting tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Ferry Irawan, serta kepala daerah se-Jawa Timur.

Dalam kegiatan itu, Wakil Wali Kota Kediri turut didampingi Kepala BPPKAD Kota Kediri Sugeng Wahyu Purba Kelana. (*)

Tags : #TP2DD2026 #KotaKediri #DigitalisasiDaerah #PemkotKediri #TransaksiDigital #GusQowim #enewsindo

Ikuti Kami :

Komentar