Detail Berita
Dinsos PPPA Jember Dampingi Korban Dugaan Kekerasan Anak di Jombang
Pewarta : Evelyne
03 April 2026
16:41
Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinsos PPPA, Sugeng Riyadi (Istimewa
JEMBER, enewsindo.co.id - Kasus dugaan kekerasan fisik dan perundungan (bullying) yang menimpa seorang anak di Kecamatan Jombang yang viral di media sosial di respon oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Jember melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).
Penjangkauan dilakukan pada Kamis, 2 April 2026, sejak pukul 10.00 hingga 16.00 WIB. Tim UPTD PPA berkoordinasi dengan Polsek Jombang dan mengunjungi rumah korban untuk memastikan kondisi sekaligus memberikan pendampingan awal.
Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinsos PPPA, Sugeng Riyadi, mengatakan pendampingan dilakukan untuk memastikan korban memperoleh perlindungan secara menyeluruh. “Pendampingan ini juga merupakan tindak lanjut arahan Bupati Jember agar setiap kasus kekerasan terhadap anak ditangani secara cepat, terpadu, dan berpihak pada kepentingan terbaik anak,” kata Sugeng, Kamis.
Menurut dia, kasus tersebut saat ini dalam proses penyelidikan dan penyidikan oleh kepolisian. Terduga pelaku yang masih berstatus anak telah menjalani pemeriksaan melalui Berita Acara Pemeriksaan di Polsek Jombang.
Korban diketahui merupakan siswa kelas 1 SMA di salah satu sekolah di Jombang. Sementara itu, jumlah terduga pelaku mencapai 10 anak, terdiri dari pelajar SMP, SMA, serta anak yang tidak lagi bersekolah. Dua di antaranya dikenal korban sebagai teman saat masih duduk di bangku SMP.
Dari sisi kondisi, korban dilaporkan mulai pulih secara fisik, meski masih terdapat luka lecet pada kaki dan tangan. Namun, korban masih mengalami trauma dan ketakutan pascakejadian.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu malam, 28 Maret 2026 sekitar pukul 23.00 WIB. Orang tua korban melaporkan kejadian tersebut pada Senin, 30 Maret 2026 setelah mengetahui adanya video yang beredar di lingkungan sekitar.
Sugeng mengatakan pihaknya akan terus mengawal penanganan kasus tersebut hingga selesai. Dinsos PPPA juga menyiapkan langkah lanjutan berupa pendampingan hukum, asesmen, serta pemulihan psikologis korban.
“Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak sekolah agar korban mendapatkan pendampingan berkelanjutan dan bisa kembali beraktivitas dengan aman,” ujarnya. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
SIMPEGNAS Jadi Alat Ukur Disiplin ASN Nias Selatan "Stop Titip Absen"
18 Agustus 2026
20:06
Hukum & Politik
Merah Putih Berkibar di Kebun Glantangan, Semangat Kemerdekaan Tak Berhenti di Upacara
18 Agustus 2026
19:36
Hukum & Politik
Merah Putih Diturunkan, Semangat Kemerdekaan Tetap Berkobar di Nias Selatan
18 Agustus 2026
14:13
Hukum & Politik
Tujuh Tahun Bougenville, Warga Jember Rayakan Kemerdekaan dengan Jalan Sehat hingga Panggung Seni
18 Agustus 2026
08:34
Hukum & Politik
Armada Bertambah, Satpol PP Jember Perkuat Operasi Gempur Rokok Ilegal
18 Agustus 2026
08:24