Detail Berita

Hukum & Politik

Gempa M 7,6 Picu Peringatan Dini Tsunami di Sulut-Malut

Pewarta : Redaksi

02 April 2026

15:54

BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami usai gempa M 7,6 di perairan Bitung (Foto: Istimewa)

SULAWESI UTARA, enewsindo.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang perairan Bitung, Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Kamis (2/4/2026) pagi. Potensi gelombang tsunami diperkirakan mencapai 0,5 hingga 3 meter di sejumlah wilayah pesisir yang masuk dalam status siaga.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menyatakan, "Gempa bumi ini berpotensi tsunami di wilayah Kota Ternate, Halmahera, Tidore, dan Bitung dengan status siaga." Ia juga menegaskan bahwa hingga saat ini potensi tsunami masih berlangsung dan terus dimonitor oleh BMKG.

Berdasarkan hasil pemantauan, gelombang tsunami telah terdeteksi di beberapa wilayah, yakni setinggi 0,3 meter di Halmahera Barat, 0,2 meter di Bitung, serta 0,75 meter di Minahasa Utara. "Saat ini tsunami masih diperkirakan berlangsung dan BMKG terus melakukan pemantauan," ujar Teuku Faisal Fathani.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa gempa terjadi pada kedalaman 62 kilometer dan tergolong gempa dangkal akibat aktivitas subduksi di Laut Maluku. "Hasil analisis menunjukkan mekanisme sumber gempa berupa pergerakan naik yang berpotensi memicu tsunami," pungkasnya. (*)


Tags : #gempa #tsunami #sulawesiutara #malukuUtara #bitung

Ikuti Kami :

Komentar