Detail Berita
Agroforestry Jagung Perhutani Bondowoso dan Rutan Situbondo Dukung Ketahanan Pangan
Pewarta : Evelyne
02 April 2026
20:12
Administratur Perhutani KPH Bondowoso Misbakhul Munir dan Kepala Rutan Kelas IIB Situbondo Suwono menunjukkan PKS usai Penanda tandatangan (Evelyne)
BONDOWOSO, enewsindo.co.id - Mendukung program Nawacita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, Perum Perhutani KPH Bondowoso menjalin kerja sama dengan Rutan Kelas IIB Situbondo dalam pemanfaatan kawasan hutan melalui program agroforestry tanaman jagung.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Aula Sonokeling Kantor Perhutani KPH Bondowoso, Kamis (2/4/2026). Adapun lokasi kerja sama berada di kawasan hutan petak 29 B-1 seluas 4,00 hektare di Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Bayeman, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Prajekan.
Administratur Perhutani KPH Bondowoso, Misbakhul Munir, mengatakan bahwa program ini merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan pemanfaatan kawasan hutan secara berkelanjutan, sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.
Menurut dia, penerapan sistem agroforestry dengan komoditas jagung tidak hanya meningkatkan produktivitas lahan, tetapi juga tetap menjaga kelestarian hutan.
“Melalui kerja sama ini, kami berupaya menghadirkan pola pemanfaatan lahan yang produktif dan tetap memperhatikan aspek lingkungan. Ini juga menjadi bagian dari kontribusi Perhutani dalam mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar Misbakhul, Kamis (2/4/2026).
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Situbondo, Suwono, menilai kolaborasi ini memiliki manfaat ganda, baik dari sisi ketahanan pangan maupun pembinaan warga binaan.
Ia menjelaskan, kegiatan agroforestry tersebut dapat menjadi sarana pembelajaran sekaligus pemberdayaan bagi warga binaan pemasyarakatan, khususnya dalam bidang pertanian.
“Kami berharap kegiatan ini bisa memberikan keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan, sehingga saat kembali ke masyarakat mereka memiliki bekal untuk mandiri,” kata Suwono.
Program agroforestry jagung ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas kawasan hutan sekaligus memperkuat sinergi antar instansi dalam mendukung program pemerintah di sektor pangan. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Polres Sampang Resmikan Jembatan Gantung Presisi Merah Putih di Tambengan
21 Mei 2026
02:08
Pendidikan & Teknologi
Bunda PAUD Nias Selatan Lepas Karnaval TKK Pembina Baluse Terpadu
20 Mei 2026
21:42
Hukum & Politik
Polisi Gagalkan Aksi Curanmor di Alfamart Gumukmas
20 Mei 2026
15:28
Hukum & Politik
Nasib 4.591 PPPK Paruh Waktu Nias Selatan Masih Menggantung, Tunggu Keputusan Tiga Kementerian
20 Mei 2026
15:23
Hukum & Politik
Sengketa Tanah Labuan Bajo Memanas, PTUN Kupang Nyatakan SHM Tumpang Tindih Batal Demi Hukum
20 Mei 2026
15:11