Detail Opini
Satgas Saber Pangan Papua Efektif, Ditreskrimsus Tegaskan Pengawasan MinyaKita
Pewarta : Redaktur
01 April 2026
20:18
Kombes Pol Rama Samtama Putra, Ditreskrimsus Polda Papua saat ikut turun melaksanakan pengawasan
JAYAPURA, enewsi do.co.id - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Papua mengambil peran strategis dalam mengawal stabilitas harga dan distribusi pangan di Kota Jayapura pasca Lebaran dan menjelang Hari Raya Paskah.
Melalui keterlibatan aktif dalam Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan (Satgas Saber Pangan), Ditreskrimsus memastikan pengawasan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga penegakan hukum terhadap potensi pelanggaran di lapangan.
Pemantauan terpadu yang dilakukan Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Saber Pangan pada Rabu (1/4/2026) menunjukkan ketersediaan dan harga bahan pokok di Jayapura relatif aman dan terkendali.
Direktur Kewaspadaan Pangan Bapanas, Nita Yulianis, mengapresiasi kinerja lintas sektor, termasuk aparat penegak hukum, dalam menjaga stabilitas selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
“Tim Saber Pangan diharapkan terus menjaga stabilitas harga serta memastikan keamanan dan mutu pangan. Program GPM dan penyaluran beras SPHP akan terus diintensifkan agar harga tetap terkendali hingga akhir tahun,” ujarnya.
Hasil pemantauan di Pasar Hamadi dan Hypermart Jayapura menunjukkan harga beras medium dan beras SPHP masih sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Sementara itu, harga cabai rawit merah terpantau turun signifikan dari Rp130.000 menjadi Rp100.000 per kilogram.
Di sisi lain, Dirreskrimsus Polda Papua, Kombes Pol Dr. Rama Samtama Putra, menegaskan bahwa keberadaan Satgas Saber Pangan terbukti efektif dalam menjaga stabilitas harga di Papua.
“Satgas ini tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga mengedepankan langkah pencegahan agar distribusi pangan berjalan transparan dan tepat sasaran,” tegas Rama.
Ia juga memastikan bahwa pihaknya terus memperkuat pengawasan terhadap distribusi komoditas strategis, termasuk minyak goreng MinyaKita yang beredar di Papua.
“Terkait MinyaKita, kami telah berkoordinasi dengan Ditreskrimsus Polda Jawa Timur untuk menelusuri produsen dan distributor yang memasok ke Papua. Ini penting untuk memastikan tidak ada penyimpangan dalam rantai distribusi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Rama mengungkapkan bahwa pola pengawasan terpadu melalui Satgas Saber Pangan akan dikembangkan ke sektor lain, termasuk energi.
“Ke depan, pendekatan serupa sedang kami siapkan untuk pengawasan distribusi energi dengan melibatkan TNI, Kejaksaan, dan instansi terkait,” tambahnya.
Selain pengawasan, Satgas juga melakukan edukasi langsung kepada pedagang terkait kepatuhan harga dan standar mutu pangan. Pemerintah daerah pun terus mendorong peningkatan produksi lokal, khususnya komoditas cabai dan telur, guna mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.
Dengan sinergi lintas sektor yang semakin kuat, Ditreskrimsus Polda Papua optimistis stabilitas harga dan pasokan pangan di wilayah Papua dapat terus terjaga, sehingga masyarakat tetap tenang dalam memenuhi kebutuhan pokoknya menjelang Paskah.
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
AKP Tutud Kasatlantas Polres Kediri Kota Jenguk Anggota Sakit, Pastikan Kondisi Pascabedah
2 April 2026
20:33
Hukum & Politik
Agroforestry Jagung Perhutani Bondowoso dan Rutan Situbondo Dukung Ketahanan Pangan
2 April 2026
20:12
Hukum & Politik
Pascahujan dan Libur Lebaran, Lumajang Perkuat Gerakan Bersih Pantai
2 April 2026
19:48
Hukum & Politik
Reformasi PDAM Trenggalek, Mas Ipin Tekankan Perubahan Sistem Layanan
2 April 2026
17:29
Hukum & Politik
Mutasi JPT Tinggalkan Kekosongan, Pemkab Trenggalek Tunjuk Plt
2 April 2026
17:19