Detail Berita

Hukum & Politik

Trafik Bandara Banyuwangi Naik, Cerminkan Kepercayaan Publik

Pewarta : Evelyne

30 Maret 2026

22:03

Kendaraan roda 4 di Bandara Internasional Banyuwangi (Evelyne)

BANYUWANGI, enewsindo.co.id - Peningkatan pergerakan penumpang di Bandara Internasional Banyuwangi selama periode Angkutan Lebaran 2026 tidak sekadar mencerminkan lonjakan musiman, tetapi juga menjadi indikator menguatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi udara di Banyuwangi.

PT Angkasa Pura Indonesia mencatat, selama 18 hari pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran pada 13 hingga 30 Maret 2026, jumlah penumpang mencapai 7.459 orang atau tumbuh 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 7.115 orang.

General Manager Bandara Internasional Banyuwangi, Mohamad Holik Muardi, menyebut capaian tersebut sebagai sinyal positif terhadap tren mobilitas masyarakat yang terus membaik.

“Selama 18 hari pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran 2026, Bandara Banyuwangi tercatat melayani sebanyak 7.459 penumpang, tumbuh 5 persen dibanding periode yang sama pada tahun lalu,” ujar Holik.

Meski pertumbuhan penumpang terbilang moderat, lonjakan signifikan justru terjadi pada pergerakan pesawat yang meningkat 44 persen, dari 66 penerbangan pada tahun lalu menjadi 95 penerbangan tahun ini. 

Kondisi ini mengindikasikan adanya penyesuaian kapasitas dan frekuensi layanan untuk mengakomodasi kebutuhan perjalanan saat Lebaran.

Di sisi lain, volume kargo yang mencapai 4,3 ton atau naik 22,5 persen dari sebelumnya 3,5 ton menunjukkan aktivitas distribusi barang yang semakin aktif, seiring meningkatnya kebutuhan logistik selama periode hari raya.

Menurut Holik, peningkatan ini bukan hanya soal angka, melainkan juga mencerminkan tingkat kepercayaan pengguna jasa yang semakin tinggi terhadap layanan bandara.

“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, baik di sisi udara maupun darat,” katanya.

Namun demikian, peningkatan trafik juga membawa konsekuensi terhadap kompleksitas operasional. Bertambahnya frekuensi penerbangan menuntut kesiapan lebih dari sisi infrastruktur, sumber daya manusia, hingga koordinasi lintas sektor agar pelayanan tetap optimal.

Holik menegaskan, keberhasilan operasional selama periode Lebaran tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak yang terlibat.

“Seluruh kegiatan operasional bandara selama periode Idul Fitri 1447 Hijriah ini berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali. Terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan bandara atas kerja sama yang solid,” ujarnya.

Pola pergerakan penumpang juga menunjukkan konsentrasi pada waktu tertentu. Puncak arus mudik terjadi pada Rabu (18/3/2026) dengan lima penerbangan yang mengangkut 435 penumpang dan 1,023 ton kargo.

Sementara puncak arus balik berlangsung pada Minggu (29/3/2026) dengan tujuh penerbangan yang melayani 634 penumpang dan 580 kilogram kargo.

Kondisi ini menjadi catatan penting bagi pengelola bandara untuk meningkatkan strategi pengaturan operasional pada periode puncak guna menghindari kepadatan dan menjaga kenyamanan penumpang.

Ke depan, Holik menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor serta peningkatan aspek keselamatan dan keamanan sebagai fondasi utama layanan.

“Ke depan kami akan terus meningkatkan koordinasi lintas sektor, memperkuat aspek keselamatan dan keamanan, serta menghadirkan pelayanan terbaik bagi seluruh pengguna jasa,” pungkasnya. (*)



Tags : #BandaraBanyuwangi #Lebaran2026 #AngkutanLebaran #ArusMudik #ArusBalik #TransportasiUdara #AngkasaPura #KargoUdara #Penerbangan #Banyuwangi #enewsindo

Ikuti Kami :

Komentar