Detail Berita

Hukum & Politik

Di Jalur Alternatif Bondowoso, Kemacetan Terurai dan Takjil Menyapa Pemudik

Pewarta : Evelyne

19 Maret 2026

09:28

Petugas Satlatas Bondowoso mengatur arus lalu lintas di jalur alternatif Bondowoso-Jember (Evelyne)

BONDOWOSO, enewsindo.co.id - Sore itu, arus kendaraan di jalur alternatif Bondowoso-Jember sempat tersendat. Deretan sepeda motor dan mobil berjalan merayap, saling mencari celah di ruas jalan yang tak biasa dilalui pemudik. Terputusnya Jembatan Sentong memaksa ribuan orang memutar arah, mencari jalan lain menuju kampung halaman.

Namun, situasi perlahan berubah.

Di sejumlah titik, petugas kepolisian tampak sigap mengatur lalu lintas. Peluit bersahutan, tangan memberi isyarat, sementara kendaraan yang semula saling berebut jalur mulai bergerak lebih teratur. Jalur alternatif seperti Nangkaan-Duko Kembang hingga Koncer-Grujugan menjadi urat nadi baru yang menjaga arus mudik tetap hidup.

Tak hanya mengurai kemacetan, kehadiran pos-pos pengamanan di sepanjang jalur itu juga menghadirkan rasa tenang bagi para pemudik. Di sana, petugas berjaga, mengatur arus kendaraan, sekaligus memastikan perjalanan tetap aman di tengah lonjakan volume lalu lintas.

Menjelang waktu berbuka, suasana berubah lebih hangat. Sejumlah anggota Polres Bondowoso bersama Bhayangkari membagikan paket takjil kepada para pengendara yang melintas. Di tengah perjalanan panjang dan kelelahan, sebotol minuman dan makanan ringan menjadi penawar sederhana.

Agus, pemudik asal Tuban yang hendak menuju Jember, merasakan langsung perubahan situasi itu. Ia sempat terjebak dalam kepadatan di jalur alternatif. Namun, kehadiran petugas membuat perjalanan kembali lancar.

“Awalnya sempat macet dan saling berebut jalan, tapi setelah diatur petugas jadi lancar. Sampai di kota juga dapat takjil. Sangat membantu,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).

Bagi Agus, pengalaman itu mengubah kekhawatirannya. Jalur alternatif yang semula terasa asing kini justru memberi rasa aman. Ia bahkan berencana kembali melintasi rute yang sama saat arus balik nanti.

Menurut dia, jalur Bondowoso menjadi pilihan yang lebih efisien karena lebih dekat menuju arah Tol Probolinggo-Banyuwangi (Prosiwangi).

Di tengah keterbatasan akibat terputusnya jalur utama, kombinasi rekayasa lalu lintas dan sentuhan kemanusiaan dari petugas menjadi penopang kelancaran mudik. Di jalur alternatif itu, perjalanan bukan sekadar berpindah tempat, tetapi juga tentang rasa aman yang perlahan tumbuh di tengah perjalanan pulang.(*)

Tags : #Mudik2026 #MudikAman #MudikLancar #Lebaran #Polri #Bondowoso #Jember #Lalin #Takjil #ArusMudik #enewsindo

Ikuti Kami :

Komentar