Detail Berita
Polisi Evakuasi Pengendara Sakit di Pos PAM Banyuwangi Kota
Pewarta : Imam
14 Maret 2026
21:56
Petugas gabungan dari Polri, BPBD, tenaga medis, dan relawan memberikan pertolongan kepada seorang pengendara sepeda motor yang mengalami gangguan kesehatan Pos PAM Banyuwangi Kota (Imam)
BANYUWANGI, enewsindo.co.id - Personel gabungan di Pos Pengamanan (Pos PAM) Banyuwangi Kota melakukan evakuasi terhadap seorang pengendara sepeda motor yang mengalami kendala kesehatan saat melintas di sekitar lokasi pos, Sabtu (14/3/2026) pagi.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB di kawasan Pos PAM Banyuwangi Kota yang merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026. Petugas yang sedang berjaga melihat seorang pengendara roda dua membutuhkan pertolongan medis segera.
Mengetahui kondisi tersebut, personel gabungan yang terdiri dari Polri, Satpol PP, Dinas Kesehatan, PMI, BPBD, dan Senkom langsung memberikan pertolongan pertama di lokasi kejadian.
Kepala Pos PAM Banyuwangi Kota, AKP Hendry Christianto, mengatakan penanganan dilakukan secara cepat melalui koordinasi antarinstansi yang telah bersiaga di pos pengamanan.
“Sesuai prosedur, korban langsung kami evakuasi menggunakan ambulans yang sudah disiagakan di Pos PAM untuk dibawa ke RSUD Blambangan guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” ujar Hendry.
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, mengapresiasi respons cepat personel di lapangan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian dalam Operasi Ketupat Semeru tidak hanya berfokus pada pengamanan arus lalu lintas, tetapi juga pada pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat.
“Inilah esensi kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami tidak hanya menjaga ketertiban di jalan raya, tetapi juga harus peka dan sigap terhadap kondisi darurat yang dialami warga,” kata Rofiq.
Ia menambahkan, sinergi antara Polri dengan tenaga medis, PMI, dan instansi terkait di Pos PAM bertujuan memberikan rasa aman serta pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya menjelang perayaan Idulfitri.
Kapolresta juga menegaskan bahwa kesiapan sarana pendukung, seperti ambulans di setiap pos pengamanan, merupakan langkah penting untuk mengantisipasi situasi darurat di lapangan.
“Peristiwa ini membuktikan bahwa kesiapan sarana dan prasarana di pos pengamanan sangat penting untuk merespons kebutuhan masyarakat secara cepat,” ujarnya.
Setelah proses evakuasi dilakukan, situasi di lokasi tetap berlangsung aman dan kondusif. Arus lalu lintas di pusat kota Banyuwangi juga terpantau lancar di bawah pengawasan petugas gabungan yang bertugas dalam Operasi Ketupat Semeru 2026. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Home Care hingga Mobil Cinta, Cara Jember Mendekatkan Layanan kepada Warga Rentan
26 Oktober 2026
15:49
Hukum & Politik
DPRD Banyuwangi Inventarisasi 25 Raperda untuk Propemperda 2027, Hanya Satu Usulan Inisiatif Dewan
26 Oktober 2026
14:59
Hukum & Politik
TPP ASN Nias Selatan Ditahan jika Belum Kembalikan Kerugian Daerah Temuan BPK
26 Oktober 2026
14:16
Ekonomi & Bisnis
Efek Gandrung Sewu, Penumpang Kereta Api di Banyuwangi Meningkat
26 Oktober 2026
14:13
Ekonomi & Bisnis
Agen BRILink di Jember Tak Hanya Layani Transaksi, tetapi Juga Edukasi Warga
26 Oktober 2026
13:43