Detail Berita
Sumur Bor TMMD Jadi Harapan Baru Petani Desa Gadungan
Pewarta : Siddik
10 Maret 2026
10:25
Menara penampung air dari Sumur program dari TMMD) ke-127 di Desa Gadungan, sudah rampung (Siddik)
KEDIRI, enewsindo.co.id - Bagi para petani di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri, air bukan sekadar kebutuhan sehari-hari. Tetapi Ia juga menjadi penentu apakah lahan bisa ditanami atau justru dibiarkan kosong saat musim kemarau datang.
Selama bertahun-tahun, keterbatasan sumber air menjadi persoalan utama yang dihadapi para petani di desa ini. Hanya mereka yang memiliki pompa diesel pribadi yang mampu tetap mengairi lahan ketika kemarau tiba. Sementara yang lain terpaksa menghentikan aktivitas tanam.
Kondisi itu perlahan berubah sejak hadirnya pembangunan sumur bor melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di desa tersebut. Infrastruktur sumber air itu disambut antusias oleh para petani karena dianggap sebagai solusi yang selama ini mereka harapkan.
Perwakilan Kelompok Tani Subur Makmur, Doni Rahman, mengatakan keberadaan sumur bor membuka peluang bagi petani untuk tetap mengolah lahan sepanjang tahun.
“Selama ini hanya petani yang punya pompa diesel pribadi yang bisa mengairi lahan. Yang tidak punya, terpaksa berhenti tanam saat kemarau,” ujarnya, Selasa (10/3/2026).
Mayoritas petani di Desa Gadungan menanam jagung dan berbagai jenis sayur-sayuran. Sebagian kecil lainnya menanam tebu. Komoditas tersebut menjadi sumber penghidupan utama masyarakat setempat.
Namun ketika kemarau datang dan air menjadi terbatas, sebagian lahan pertanian tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal. Akibatnya, produktivitas menurun dan pendapatan petani ikut terdampak.
Karena itu, pembangunan sumur bor dinilai sebagai langkah nyata yang dapat menjaga keberlanjutan aktivitas pertanian di desa tersebut.
Doni berharap fasilitas sumur bor nantinya dapat dimanfaatkan secara merata oleh seluruh anggota kelompok tani sehingga lahan tetap bisa digarap sepanjang tahun.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kediri dan Kodim 0809/Kediri yang telah merealisasikan pembangunan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih. Semoga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang oleh para petani,” katanya.
Dengan ketersediaan sumber air yang lebih memadai, para petani optimistis produktivitas pertanian di Desa Gadungan akan meningkat. Selain menjaga keberlanjutan panen, ketersediaan air juga diharapkan mendukung upaya ketahanan pangan, terutama pada komoditas jagung yang banyak dibudidayakan warga.
Di sisi lain, pelaksanaan program TMMD ke-127 di Desa Gadungan terus menunjukkan perkembangan. Berbagai sasaran pembangunan fisik yang dikerjakan Satgas TMMD bersama masyarakat kini mendekati tahap penyelesaian.
Berdasarkan perkembangan di lapangan, progres keseluruhan program tersebut telah mencapai sekitar 90 persen.
Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat melalui program TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur. Lebih dari itu, program ini membawa harapan baru bagi warga desa bahwa lahan yang dulu kering saat kemarau kini memiliki peluang untuk tetap ditanami dan menghasilkan. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Dana Desa Bawootalua Diaudit, Empat Proyek Fisik Diperiksa, Warga Tagih Transparansi Hasil
23 Juli 2026
23:11
Advertorial
Bawömataluo Expo IV Angkat Pesona Budaya Nias, Digelar 27 Juli–2 Agustus 2026
23 Juli 2026
20:59
Hukum & Politik
Gus Fawait Luncurkan Mobil Home Care, Warga Miskin Jember Kini Punya Dokter Keluarga
23 Juli 2026
18:32
Pendidikan & Teknologi
Bangun SDM dari Sekolah, Pemprov Sumut Siapkan Nias Keluar dari Daerah Tertinggal
23 Juli 2026
10:22
Advertorial
Menggema dari Lereng Ijen, JCE Bershalawat Perkuat Spirit Kebersamaan dan Semangat Kerja
22 Juli 2026
15:31