Detail Berita
Harga Bapokting di 28 Pasar Jember Fluktuatif, Pemkab Pastikan Stabil
Pewarta : Evelyne
10 Maret 2026
20:23
Petugas DiskopUKMDag Kabupaten Jember melakukan pendataan harga Bapokting di salah satu pasar rakyat di Jember (Istimewa)
JEMBER, enewsindo.co.id - Harga sejumlah barang kebutuhan pokok dan barang penting (bapokting) di pasar rakyat Kabupaten Jember mengalami fluktuasi pada Selasa (10/3/2026). Meski terdapat kenaikan dan penurunan pada beberapa komoditas, pemerintah memastikan kondisi harga masih dalam batas normal dan relatif stabil.
Pemantauan harga dilakukan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (DiskopUKMDag) Kabupaten Jember di 28 pasar rakyat yang tersebar di berbagai kecamatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari monitoring rutin pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok masyarakat.
Dari hasil pemantauan, perubahan harga paling banyak terjadi pada komoditas daging ayam ras, cabai merah besar, cabai rawit, serta bawang merah. Harga daging ayam di beberapa pasar tercatat mengalami kenaikan dengan kisaran antara Rp36.000 hingga Rp40.000 per kilogram.
Kepala DiskopUKMDag Kabupaten Jember menyampaikan bahwa fluktuasi harga tersebut merupakan dinamika pasar yang wajar dan masih dalam kategori terkendali.
“Perubahan harga yang terjadi di sejumlah pasar merupakan hal yang lumrah karena dipengaruhi oleh faktor permintaan dan ketersediaan pasokan. Namun secara umum kondisi harga bapokting di Jember masih stabil dan tidak mengganggu daya beli masyarakat,” ujarnya.
Selain daging ayam, sejumlah komoditas lain seperti gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, dan tomat juga mengalami kenaikan harga di beberapa pasar. Sementara itu, komoditas seperti cabai rawit, bawang merah, serta wortel di beberapa lokasi tercatat mengalami penurunan harga.
Meski demikian, tidak semua pasar mengalami perubahan harga. Beberapa pasar seperti Pasar Ambulu, Bungur, Patrang, Petung, Tanggul, dan Wirolegi dilaporkan tidak mengalami perubahan harga pada komoditas yang dipantau.
Pemerintah Kabupaten Jember terus melakukan pemantauan terhadap 21 komoditas utama, di antaranya beras, minyak goreng, telur ayam, daging ayam, cabai, dan bawang. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga di tengah dinamika pasar.
“Pemantauan ini dilakukan setiap hari agar pemerintah dapat segera mengambil langkah jika terjadi lonjakan harga yang signifikan. Sejauh ini ketersediaan barang masih cukup dan fluktuasi harga masih dalam batas aman,” tambahnya.
Pemerintah daerah juga terus menyiapkan berbagai langkah intervensi pasar, seperti pelaksanaan operasi pasar maupun gerakan pangan murah, guna menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokoknya. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Perhutani KPH Bondowoso Rotasi Pimpinan, Fokus Perkuat Kinerja Organisasi
8 Juni 2026
23:02
Hukum & Politik
Jalan Rusak di Onolalu Jadi Sorotan, Wabup Nias Selatan Turun Cek
8 Juni 2026
22:51
Hukum & Politik
Kebakaran Gudang Plastik di Gempol Pasuruan Diduga Korsleting Listrik
8 Juni 2026
19:32
Hukum & Politik
Kebocoran Pipa Gas di Babelan Diduga Terkait Pemasangan Pipa BBM
8 Juni 2026
18:22
Hukum & Politik
Bupati Nias Selatan : PPPK Paruh Waktu Jangan Dianaktirikan, Gaji Harus Tepat Waktu
8 Juni 2026
18:07