Detail Berita
Pengawasan Pangan Diperketat, Stok Bapokting Probolinggo Dipastikan Cukup
Pewarta : Evelyne
21 Februari 2026
11:05
Satgas Pangan Polres Probolinggo Kota bersama Bapanas RI dan instansi terkait melakukan pengecekan ketersediaan stok serta harga bahan pokok disalah satu ritel modern,20 Februari 2026 (Istimewa)
KOTA PROBOLINGGO, enewsindo.co.id - Menjelang meningkatnya kebutuhan pangan masyarakat pada Bulan Suci Ramadan hingga Idul Fitri, Satgas Pangan Polres Probolinggo Kota Polda Jawa Timur bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI dan sejumlah instansi terkait turun langsung ke lapangan.
Mereka, memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga bahan pokok penting (bapokting) di Kota Probolinggo tetap terjaga. Langkah ini menjadi bagian dari pengawasan terpadu yang dilakukan secara berkelanjutan, mengingat Ramadan kerap diiringi lonjakan permintaan yang berpotensi memicu gejolak harga di pasar.
Hasil pemantauan di Pasar Baru Probolinggo menunjukkan kondisi relatif terkendali. Stok bahan pokok dinilai mencukupi, sementara harga masih bergerak dalam batas kewajaran.
Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Zaenal Arifin, S.H., mengatakan pihaknya tidak menemukan indikasi kelangkaan di tingkat pedagang maupun distributor. “Stok bapokting terpantau aman dari hasil pengecekan bersama Bapanas dan instansi terkait,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).
Pemantauan dilakukan terhadap berbagai komoditas strategis, mulai dari beras, bawang, cabai, daging, telur, gula, hingga minyak goreng. Komoditas tersebut selama ini menjadi penentu utama inflasi pangan di daerah.
Tak hanya pasar tradisional, Satgas Pangan juga menyasar ritel modern. Dari hasil pengecekan, ketersediaan bahan pokok, termasuk minyak goreng, dipastikan aman dan tidak ditemukan indikasi penimbunan.
Menurut AKP Zaenal, pengawasan rutin akan terus dilakukan selama Ramadan untuk mencegah spekulasi harga dan praktik distribusi yang merugikan masyarakat. “Stabilitas pangan menjadi kunci agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang,” katanya.
Upaya ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan, sekaligus memberi rasa aman bagi masyarakat bahwa dapur rumah tangga tetap bisa mengepul di tengah meningkatnya permintaan pangan jelang hari raya.
Komentar
Berita Terbaru
Ekonomi & Bisnis
Kuota Haji Bertambah, Jemaah Bondowoso Masuk Gelombang Kedua
8 April 2026
07:18
Hukum & Politik
Bupati Situbondo Rio Serahkan Santunan untuk Keluarga Guru Ngaji
7 April 2026
20:33
Hukum & Politik
DP3AP2KB Dorong Generasi Muda Jadi Agen Perubahan Lewat Duta Genre
7 April 2026
19:10
Ekonomi & Bisnis
Gus Bupati Tegaskan Kabupaten Jember Prioritaskan Pertanian
7 April 2026
16:58
Ekonomi & Bisnis
Pembelian BBM Subsidi Dibatasi 50 Liter per Hari
7 April 2026
16:31