Detail Opini
Pria di Bekasi Tega Curi Rp700 Ribu Milik Nenek Penjual Nasi Uduk
Pewarta : Redaksi
20 Februari 2026
15:43
Suasana lapak nasi uduk di Bekasi, tempat seorang lansia kehilangan uang modal Rp700 ribu akibat aksi pencurian oleh pria yang menyamar sebagai pembeli, 17 Februari 2026 (Istimewa)
BEKASI, enewsindo.co.id - Nasib malang menimpa Atnah (60), penjual nasi uduk dan lontong sayur di Kelurahan Jatiwarna, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi. Perempuan lanjut usia yang telah berjualan selama 30 tahun itu menjadi korban pencurian oleh seorang pria yang berpura-pura sebagai pembeli pada Selasa (17/2/2026). Uang modal sekitar Rp700.000 yang dipersiapkan untuk berdagang hari itu dibawa kabur pelaku.
Setiap hari Atnah memulai aktivitasnya sejak pukul 01.00 WIB untuk menyiapkan dagangan di dapur kecil rumah warisan orang tuanya. Ia memasak nasi uduk, merebus lontong, serta menyiapkan lopis seorang diri. Sekitar pukul 04.30 WIB, ia membuka lapak yang berjarak kurang lebih dua kilometer dari rumahnya. Penghasilan hariannya sepenuhnya diputar kembali sebagai modal usaha.
Peristiwa pencurian terjadi sekitar pukul 07.35 WIB saat kondisi lapak sedang sepi. Seorang pria bertubuh tinggi mengenakan celana pendek dan masker datang dengan sepeda motor merah, lalu memesan empat bungkus nasi uduk. Saat korban tengah menyiapkan pesanan, pelaku diduga mengambil kaleng berisi uang hasil dagangan dan segera meninggalkan lokasi.
Atnah baru menyadari uangnya hilang setelah mendengar suara sepeda motor menjauh. Ia sempat berteriak meminta pertolongan warga sekitar, namun pelaku telah melarikan diri. Berdasarkan rekaman kamera pengawas, pria tersebut terlihat beberapa kali mondar-mandir di sekitar lapak sebelum menjalankan aksinya.
Usai kejadian, aparat lingkungan mendatangi rumah korban. Meski demikian, Atnah memilih tidak melaporkan kasus tersebut secara resmi karena mempertimbangkan kondisi fisiknya yang sudah lanjut usia. Peristiwa ini meninggalkan trauma mendalam bagi Atnah, yang kini tinggal seorang diri setelah ditinggal suami dan anaknya.
Komentar
Berita Terbaru
Pendidikan & Teknologi
Suara Publik Jadi Bahan Evaluasi, Dinas Pendidikan Nias Selatan Gelar FKP 2026
20 Agustus 2026
11:25
Hukum & Politik
Pemkab Jember Pastikan Nasib PPPK dan PPPK Paruh Waktu, Gus Fawait : Kami Siap Kawal Proses Peralihan Status
20 Agustus 2026
10:27
Hukum & Politik
Pemulihan Pascabencana Nias Selatan Didorong Lebih Cepat, Tim PRR Siapkan Dukungan Penanganan Infrastruktur
20 Agustus 2026
02:09
Hukum & Politik
Evaluasi PKG, Bupati Nias Selatan Tekankan Deteksi Dini dan Tindak Lanjut Medis
20 Agustus 2026
02:02
Hukum & Politik
Mediasi Redam Konflik Tetangga di Kalisat, Akses Jalan Kembali Dibuka
19 Agustus 2026
21:06