Detail Berita
Golkar Bondowoso Dorong Konvensi Terbuka Jika Pilkada 2029 Lewat DPRD
Pewarta : Eko
26 Desember 2025
22:04
Golkar Bondowoso dorong Konvensi, 26 Desember 2025 (foto : Istimewa)
BONDOWOSO, enewsindo.co.id - Wacana Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar yang mengusulkan pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota dilakukan melalui DPRD pada 2029 memantik respons di tingkat daerah.
Ketua DPD Partai Golkar Bondowoso, Ady Kriesna, menilai usulan tersebut harus disikapi serius dengan menyiapkan mekanisme rekrutmen calon kepala daerah yang terbuka dan terukur.
Ady menyatakan partainya siap menggelar konvensi untuk menjaring calon bupati dan wakil bupati Bondowoso. Konvensi itu, kata dia, tidak dibatasi hanya untuk kader internal.
“Peserta konvensi bisa dari kader Golkar ataupun di luar kader Golkar,” ujar Ady, Jumat sore, (26/12/2025) saat pertemuan dengan aparatur PPPK dan tenaga honorer di Kantor DPD Golkar Bondowoso
Menurutnya, konvensi diperlukan untuk memastikan figur yang diusung benar-benar memiliki kapasitas dan rekam jejak yang memadai. Golkar, kata dia, ingin menempatkan kualitas kepemimpinan sebagai faktor utama, bukan sekadar kedekatan politik.
“Mereka adalah tokoh-tokoh yang dinilai cocok menjadi bupati dan wakil bupati Bondowoso 2029. Kami siap menyeleksi cabup dan cawabup Bondowoso lewat konvensi partai,” kata Ady.
Ia menegaskan, langkah tersebut masih bersifat antisipatif. Ady mengingatkan bahwa skema pemilihan kepala daerah melalui DPRD masih sebatas wacana nasional. Keputusan akhir berada di tangan DPR RI dan pemerintah.
“Kita tunggu saja jika aturan itu benar-benar ditetapkan. Saat ini masih wacana,” ujarnya.
Di tingkat masyarakat, wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD justru mendapat sambutan positif. Ivan, warga Kecamatan Tegal Ampel, Bondowoso, menilai mekanisme tersebut lebih efisien dibanding pemilihan langsung.
“Selain menghemat biaya, juga lebih efektif dan bisa menghindari praktik politik uang,” ucapnya.
Ia juga mendukung rencana konvensi yang digagas Golkar Bondowoso. Menurut dia, membuka ruang bagi figur di luar kader partai merupakan langkah realistis untuk mendapatkan pemimpin yang kompeten.
“Saya setuju bupati dan wakil bupati dipilih lewat DPRD pada 2029. Konvensi terbuka Golkar itu bagus, asal calonnya punya kapasitas dan integritas." Tandasnya.
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Kekeringan Melanda, Khofifah Salurkan Air Bersih untuk 4.254 Warga Sampang
17 September 2026
22:39
Hukum & Politik
Bupati Sampang Lantik Pengurus PMI Kecamatan, Pesan Jangan Tunggu Warga Minta Pertolongan
17 September 2026
22:32
Ekonomi & Bisnis
PG Pradjekan Bondowoso Kejar Target 5,5 Juta Kuintal Tebu setelah Giling 4 Juta
17 September 2026
11:05
Hukum & Politik
Perhutani dan Dua LMDH di Bondowoso Sepakati Kerja Sama Agroforestry
17 September 2026
08:53
Hukum & Politik
PTPN I Siapkan 10 Ribu Hektare Lahan Dukung Pengembangan Pangan
17 September 2026
08:40