Detail Berita
Pasteurisasi Jamu, Dorong UMKM Jember Naik Kelas
Pewarta : Tamara
13 Desember 2025
22:42
Pelatihan Pasteurisasi jamu di Kelurahan Jember lor pada 13 Desember 2025 (Foto : Tamara)
JEMBER, enewsindo.co.id - Sebanyak 30 pengusaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengikuti kegiatan pengembangan usaha berupa pelatihan pengawetan minuman jamu dengan metode pasteurisasi di Pendopo Kelurahan Jember Lor, Jumat (13/12/2025).
Pelatihan ini menjadi upaya strategis untuk mendorong peningkatan kualitas produk jamu lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Metode pasteurisasi diperkenalkan sebagai solusi pengawetan yang relatif sederhana namun efektif, karena dapat memperpanjang daya simpan jamu tanpa menghilangkan mutu serta khasiat alaminya.
Melalui kegiatan tersebut, para pelaku usaha jamu didorong untuk mulai beranjak dari pola produksi tradisional menuju sistem produksi yang lebih terstandar. Langkah ini dinilai penting agar produk jamu tidak hanya bertahan di pasar lokal, tetapi juga memiliki peluang menembus pasar yang lebih kompetitif, baik regional maupun nasional.
Tidak sekadar pelatihan teknis, kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran praktis bagi pelaku UMKM untuk memahami pentingnya aspek kualitas, keamanan pangan, dan higienitas produk. Pemahaman tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk jamu lokal.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara komunitas lokal dengan jejaring pendukung UMKM. Tamara Management berperan sebagai bagian dari ekosistem bisnis yang menjembatani pelaku usaha dengan berbagai peluang pengembangan.
Sementara itu, Kelurahan Jember Lor hadir sebagai unsur pemerintahan yang memberikan dukungan fasilitasi dan ruang pelaksanaan kegiatan.

Sinergi lintas sektor tersebut menjadi fondasi penting dalam mendorong UMKM agar naik kelas dan bertransformasi menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
Istono, salah satu pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pelaku UMKM secara berkelanjutan. Ia berharap, khususnya komunitas UMKM Jember Lor, dapat terus mengembangkan kemampuan dan tidak berhenti berproses.
“Ketika kapasitas pelaku UMKM terus bertambah, maka kesempatan untuk scale up akan terbuka semakin lebar,” ujarnya.
Melalui pendekatan berbasis komunitas dan kolaborasi lintas sektor, pelatihan ini diharapkan memberikan dampak nyata bagi pelaku UMKM. Tidak hanya menambah pengetahuan teknis, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kepercayaan diri pengusaha jamu lokal untuk mengelola usaha secara lebih profesional dan berkelanjutan.
Komentar
Berita Terbaru
Diduga Kuras Tabungan Mertua 60 Juta, Pria di Deli Serdang Menghilang
3 Februari 2026
21:53
Panen Perdana Hidroponik di LPKA Pekanbaru, Bekali ABP Keterampilan Mandiri
3 Februari 2026
18:12
Polres Pamekasan Sita Ratusan Botol Miras Ilegal Jelang Ramadhan
3 Februari 2026
17:45
Polantas Menyapa di SMKN 2 Bondowoso, Pelajar Diingatkan Bahaya Ugal-ugalan di Jalan
3 Februari 2026
16:53
Listrik Bermasalah, Telekomunikasi Kolaps, DPRD Seolah Tak Merasa Bertanggung Jawab
1 Februari 2026
19:46
Berita Terpopuler