Detail Berita
Perhutani KPH Bondowoso Ikuti Psikotes Pemegang Senpi di Divre Jatim
Pewarta : Evelyne
11 Desember 2025
11:15
Perhutani KPH Bondowoso ikuti Psikotes pemegang Senpi 11 Desember 2025 (Foto : Istimewa)
BONDOWOSO, enewsindo.co.id - Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso berpartisipasi aktif dalam kegiatan psikotes bagi pemegang dan calon pemegang senjata api (Senpi) untuk jajaran Polisi Kehutanan.
Kegiatan ini digelar di Gedung Tectona, Divisi Regional (Divre) Perum Perhutani Jawa Timur melalui kerja sama resmi antara Perum Perhutani dan Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur.
Psikotes ini merupakan bagian dari prosedur standar yang wajib dipenuhi guna memastikan setiap personel Polisi Kehutanan memiliki kesiapan mental, emosional, dan kemampuan pengendalian diri yang memadai dalam mengoperasikan senjata api.
Pemeriksaan ini tidak hanya ditujukan bagi personel baru yang mengajukan izin kepemilikan Senpi, tetapi juga bagi petugas yang telah lama memegang Senpi sebagai bentuk pembaruan kelayakan dan pengawasan berkala.
Administratur Perhutani KPH Bondowoso, Misbakhul Munir, yang turut mengikuti psikotes tersebut menegaskan bahwa penggunaan Senpi oleh Polisi Kehutanan tidak serta-merta diberikan tanpa proses penilaian menyeluruh.
“Penggunaan senjata api harus melalui beberapa tahapan uji, termasuk tes psikologi, kesehatan, dan keterampilan teknis. Ini berlaku tidak hanya bagi calon pemegang Senpi, tetapi juga bagi petugas yang sudah memegang Senpi,” ungkapnya, Kamis (11/12/2025).
Munir menambahkan bahwa psikotes berkala menjadi syarat mutlak untuk memastikan kondisi mental dan emosional setiap pemegang Senpi tetap stabil. Hal ini penting agar penggunaan Senpi dilakukan secara bijaksana dan sesuai aturan.
Ia menjelaskan bahwa dinamika lapangan yang penuh risiko menuntut personel Polisi Kehutanan memiliki ketahanan mental yang optimal. Dalam menjalankan tugas, mereka sering dihadapkan pada potensi konflik, ancaman keamanan, hingga situasi yang menuntut pengambilan keputusan cepat dan tepat.
“Pemeriksaan berkala berfungsi memastikan seluruh petugas tetap berada dalam kondisi prima, tidak hanya secara fisik tetapi juga dari sisi psikologis,” terangnya.
Kegiatan psikotes kali ini mencakup serangkaian ujian seperti tes kepribadian, pemeriksaan kestabilan emosi, kemampuan beradaptasi dalam kondisi tertekan, penilaian reaksi cepat terhadap situasi genting, serta pemahaman etika penggunaan Senpi.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga menerima materi edukasi mengenai aturan hukum kepemilikan Senpi, prosedur operasional penggunaannya, dan potensi sanksi apabila terjadi penyalahgunaan.
Dengan pelaksanaan psikotes ini, Perhutani dan Polda Jatim berharap seluruh personel Polisi Kehutanan dapat menjalankan tugas perlindungan hutan secara profesional, aman, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Diduga Kuras Tabungan Mertua 60 Juta, Pria di Deli Serdang Menghilang
3 Februari 2026
21:53
Panen Perdana Hidroponik di LPKA Pekanbaru, Bekali ABP Keterampilan Mandiri
3 Februari 2026
18:12
Polres Pamekasan Sita Ratusan Botol Miras Ilegal Jelang Ramadhan
3 Februari 2026
17:45
Polantas Menyapa di SMKN 2 Bondowoso, Pelajar Diingatkan Bahaya Ugal-ugalan di Jalan
3 Februari 2026
16:53
Listrik Bermasalah, Telekomunikasi Kolaps, DPRD Seolah Tak Merasa Bertanggung Jawab
1 Februari 2026
19:46
Berita Terpopuler