Detail Berita

Hukum & Politik

LPK Manunggal Sekar Wangi Banyuwangi Santuni Anak Yatim hingga UMKM Terjerat Riba

Pewarta : Hakim

25 Oktober 2026

20:48

LPK MS salurkan bantuan ke Anak Yatim (foto : Hakim)

BANYUWANGI, enewsindo.co.id - Kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan diwujudkan Lembaga Perlindungan Konsumen (LPK) Manunggal Sekar Wangi (MS) Banyuwangi melalui penyaluran donasi dan santunan di Pendopo Kecamatan Genteng, Minggu 25 Oktober 2026.

Kegiatan sosial tersebut menyasar sejumlah kelompok penerima manfaat, mulai anak yatim, penyandang disabilitas, kaum duafa, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menghadapi persoalan jeratan riba.

Bukan sekadar agenda seremonial, kegiatan itu menjadi bentuk kepedulian sosial LPK MS Banyuwangi terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan. Organisasi yang bergerak di bidang perlindungan konsumen tersebut ingin memperluas kontribusinya melalui aksi kemanusiaan.

Wakil Ketua LPK MS Banyuwangi Wiwit Margo yang memandu acara menegaskan, solidaritas dan semangat gotong royong perlu terus dirawat, terutama di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat.

“Kehadiran kita di sini hari ini adalah bukti bahwa solidaritas sosial harus terus dirawat. LPK MS tidak hanya hadir untuk urusan perlindungan konsumen, tetapi juga terpanggil untuk berbagi kebahagiaan dan meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Wiwit.

Apresiasi juga disampaikan Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Genteng, Didit, yang hadir mewakili pihak kecamatan. Dia menilai kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi organisasi kemasyarakatan dengan pemerintah dalam menjangkau kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian.

“Kami mewakili Pak Camat tentu memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada LPK MS Banyuwangi. Kegiatan seperti ini sangat membantu pemerintah daerah dalam merangkul masyarakat, khususnya anak yatim, kaum duafa, penyandang disabilitas, dan para pelaku UMKM yang memerlukan uluran tangan kita bersama,” ungkap Didit.

Sementara itu, Pembina LPK MS sekaligus Ketua Rumah Kebangsaan Banyuwangi (RKB) Hakim Said, SH, menekankan pentingnya membangun kepedulian yang berlandaskan keadilan sosial. Menurut dia, gerakan kemanusiaan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

“Rumah Kebangsaan selalu terbuka dan mendukung penuh langkah-langkah progresif seperti ini. Kepedulian sosial kepada kaum duafa dan pelaku UMKM yang terjerat beban berat adalah panggilan kemanusiaan yang harus kita respons secara nyata, bukan sekadar wacana,” tegas Hakim Said.

Ketua LPK MS Banyuwangi Mustiko menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Dia berharap donasi dan santunan yang disalurkan dapat membantu meringankan beban penerima manfaat sekaligus menumbuhkan harapan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.

“Kami ingin LPK MS benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Mulai dari anak-anak kita yang yatim, saudara kita penyandang disabilitas, kaum duafa, hingga para pelaku UMKM yang ingin bangkit dari jeratan riba. Semoga langkah kecil hari ini membawa berkah dan kebaikan yang berkelanjutan,” kata Mustiko.

Melalui kegiatan tersebut, LPK MS Banyuwangi berharap kepedulian sosial dapat terus tumbuh dan menjadi gerakan bersama. Kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan, pemerintah, dan berbagai elemen warga dinilai penting untuk memperkuat solidaritas serta membantu masyarakat menghadapi persoalan sosial dan ekonomi. (*)


Tags : #LPKMSBanyuwangi #KabupatenBanyuwangi #BeritaBantuanSosialBanyuwangi #enewsindoBanyuwangi

Ikuti Kami :

Komentar