Detail Berita

Hukum & Politik

20 Ribu Orang Padati Gandrung Sewu, Pemkab Banyuwangi Minta Maaf

Pewarta : Hakim

25 Oktober 2026

08:53

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Minta Maaf ke warga Banyuwangi (foto : Hakim)

BANYUWANGI, enewsindo.co.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi meminta maaf kepada masyarakat yang tidak bisa menyaksikan pertunjukan Gandrung Sewu 2026 secara langsung di Pantai Marina Boom, Sabtu 24 Oktober 2026 malam.

Tingginya jumlah pengunjung membuat sebagian warga tidak dapat masuk ke area pertunjukan atau menikmati acara dengan nyaman. Berdasarkan informasi pengelola Pantai Marina Boom, PT Menara Maritim Indonesia, sekitar 20 ribu orang datang ke kawasan tersebut untuk menyaksikan pertunjukan tari kolosal tahunan itu.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan pemerintah daerah memahami kekecewaan warga yang telah datang untuk menyaksikan acara tersebut, tetapi tidak bisa menikmati pertunjukan sebagaimana diharapkan.

“Kami berterima kasih atas antusiasme masyarakat yang begitu tinggi terhadap Gandrung Sewu. Kami memahami bahwa banyak warga yang sudah datang dengan penuh semangat untuk menyaksikan pertunjukan semalam, tetapi belum semuanya bisa masuk ke arena dan menikmati pertunjukan secara langsung,” kata Ipuk dalam keterangannya.

Ia menyampaikan permohonan maaf kepada warga yang terdampak kondisi tersebut.

Gandrung Sewu tahun ini mengusung konsep Glow in The Dark dan digelar pada malam hari. Sebanyak 1.300 penari tampil menggunakan aksesori fosfor yang memancarkan cahaya saat pertunjukan berlangsung.

Konsep tersebut berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya yang digelar pada sore hari. Pemkab Banyuwangi bersama InJourney menghadirkan format baru itu untuk memberikan pengalaman visual berbeda kepada penonton.

“Sebelumnya kami gelar sore hari, tahun ini kami gelar malam hari, di mana gandrung menari dengan kerlap-kerlip fosfor. Konsep baru ini rupanya menjadi daya tarik tinggi bagi puluhan ribu masyarakat untuk hadir ke Banyuwangi,” ujar Ipuk.

Pemkab Banyuwangi menyebut panitia telah menyediakan 7.300 kursi untuk penonton. Dari jumlah tersebut, 1.300 kursi dialokasikan bagi orang tua atau wali para penari Gandrung Sewu.

Panitia juga menyediakan layar LED di dua titik untuk membantu masyarakat menyaksikan pertunjukan. Selain itu, acara digelar secara gratis sehingga dapat diakses tanpa pembelian tiket.

Namun, jumlah kursi dan fasilitas pendukung tersebut belum dapat mengakomodasi seluruh pengunjung yang datang. Dengan perkiraan 20 ribu orang memasuki kawasan Pantai Marina Boom, jumlah pengunjung jauh melampaui kapasitas tempat duduk yang disediakan.

Meski angka pengunjung kawasan tidak serta-merta menunjukkan jumlah orang yang berada di arena pertunjukan pada waktu bersamaan, data tersebut menggambarkan besarnya tekanan terhadap kapasitas lokasi.

Ipuk mengakui bahwa upaya yang telah dilakukan panitia belum sepenuhnya menjamin seluruh masyarakat dapat menyaksikan pertunjukan secara langsung.

“Meski berbagai upaya telah dilakukan, kami menyadari bahwa besarnya jumlah masyarakat yang hadir belum sepenuhnya dapat terakomodasi oleh kapasitas kawasan Pantai Boom. Akibatnya, masih ada warga yang tidak bisa masuk ke area ataupun bisa menonton secara langsung sesuai harapan mereka,” kata Ipuk.

Pemkab Banyuwangi menyatakan akan menjadikan tingginya jumlah pengunjung dan masukan masyarakat sebagai bahan evaluasi penyelenggaraan Gandrung Sewu berikutnya.

Menurut Ipuk, evaluasi diperlukan untuk meningkatkan kenyamanan penonton dengan tetap memperhatikan kapasitas lokasi dan keselamatan seluruh pihak.

“Antusiasme yang begitu tinggi ini sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggaraan Gandrung Sewu berikutnya. Kami akan menjadikan pengalaman dan masukan masyarakat sebagai perhatian dalam upaya meningkatkan kenyamanan penonton, dengan tetap memperhatikan kapasitas lokasi dan keselamatan seluruh pihak,” ujarnya.

Gandrung Sewu merupakan pertunjukan kolosal yang melibatkan ribuan penari dan menjadi bagian dari upaya pelestarian seni tradisional Banyuwangi.

Tingginya minat masyarakat pada penyelenggaraan tahun ini menjadi catatan bagi pemerintah daerah dan penyelenggara untuk menyesuaikan fasilitas serta pengelolaan penonton dengan jumlah pengunjung yang diperkirakan hadir. (*)

Tags : #PemkabBanyuwangiMintaMaaf #GandrungSewu2026 #KabupatenBanyuwangi #BeritaGandrungSewu #enewsindoBanyuwangi

Ikuti Kami :

Komentar