Detail Berita
Libatkan Warga, Perhutani Jadikan LMDH Garda Depan Cegah Karhutla di Lereng Raung
Pewarta : Eko
22 Oktober 2026
16:28
Perhutani bersama LMDH Wono Asri patroli bersama (foto : Eko)
BONDOWOSO, enewsindo.co.id - Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng Gunung Raung tidak cukup hanya mengandalkan patroli petugas. Keterlibatan masyarakat sekitar hutan juga menjadi kunci untuk mendeteksi potensi kebakaran sejak dini.
Karena itu, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso memperkuat sinergi dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wono Asri melalui patroli bersama di kawasan hutan lereng Gunung Raung, Rabu 21 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut diikuti Wakil Kepala Divisi Regional (Wakadivre) Perhutani Jawa Timur Dewanto, Administratur Perhutani KPH Bondowoso Misbakhul Munir, serta Ketua LMDH Wono Asri Okta Kurniawan. Penelusuran dilakukan untuk memantau kondisi kawasan sekaligus mengidentifikasi potensi yang dapat memicu kebakaran.
Wakadivre Perhutani Jawa Timur Dewanto menegaskan, keberhasilan pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian dan kesiapsiagaan seluruh pihak. Masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan memiliki peran penting karena turut beraktivitas dan berinteraksi langsung dengan lingkungan hutan.
“Pencegahan kebakaran hutan dan lahan membutuhkan kesiapsiagaan serta kepedulian semua pihak. Melalui patroli secara langsung di lapangan, kita dapat mengetahui kondisi kawasan hutan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan sejak dini,” ujar Dewanto.
Menurut dia, koordinasi antara petugas Perhutani dan masyarakat harus terus diperkuat. Dengan pengawasan bersama, potensi gangguan dapat diketahui lebih awal sehingga langkah pencegahan bisa segera dilakukan.
Administratur Perhutani KPH Bondowoso Misbakhul Munir mengatakan, patroli bersama masyarakat merupakan bagian dari komitmen menjaga keamanan dan kelestarian hutan. Pihaknya juga mengajak warga agar lebih waspada terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
“Patroli ini menjadi bagian dari langkah preventif untuk memastikan kawasan hutan tetap aman dan terjaga. Kami terus mengoptimalkan pemantauan lapangan, meningkatkan kewaspadaan petugas, serta mengajak masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan,” tegas Misbakhul.
Sementara itu, Ketua LMDH Wono Asri Okta Kurniawan menyatakan dukungannya terhadap upaya pencegahan karhutla bersama Perhutani. Menurut dia, keterlibatan masyarakat diperlukan untuk membantu pengawasan kawasan dan menyampaikan informasi apabila ditemukan indikasi kebakaran.
Sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan patroli, tetapi berlanjut melalui pengawasan rutin dan peningkatan kesadaran warga. Dengan begitu, masyarakat desa hutan dapat menjadi mitra strategis Perhutani dalam menjaga kawasan lereng Gunung Raung.
Upaya kolaboratif ini sekaligus menegaskan bahwa perlindungan hutan merupakan tanggung jawab bersama. Pengawasan berkelanjutan dan deteksi dini menjadi langkah penting untuk menekan risiko karhutla serta menjaga fungsi lingkungan hutan bagi generasi mendatang.
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Petugas Lapas Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan Sabu dalam Wadah Skincare
22 Oktober 2026
17:48
Hukum & Politik
Libatkan Warga, Perhutani Jadikan LMDH Garda Depan Cegah Karhutla di Lereng Raung
22 Oktober 2026
16:28
Hukum & Politik
Tiket Pesawat ke Banyuwangi Full Booked, Gandrung Sewu Dongkrak Kunjungan Wisatawan
22 Oktober 2026
15:28
Hukum & Politik
Polres Sampang Salurkan 120 Ribu Liter Air Bersih untuk Ponpes Lanbulan
22 Oktober 2026
14:57
Hukum & Politik
Nias Selatan Siapkan Perda Mitigasi, Penanganan Bencana Didorong Lebih Terarah
22 Oktober 2026
14:37