Detail Berita

Ekonomi & Bisnis

Gerakan Pangan Murah di Jember, Harapan Warga Menjaga Belanja Dapur Tetap Terjangkau

Pewarta : Tamara

21 Oktober 2026

13:09

Antrian warga membeli Sembako di kantor DKPPP Jember (foto : Tamara)

JEMBER, enewsindo.co.id - Bagi sebagian keluarga, memenuhi kebutuhan dapur bukan sekadar rutinitas harian. Di tengah kebutuhan hidup yang terus berjalan, harga beras, telur, minyak goreng, hingga gula menjadi bagian penting yang harus diperhitungkan.

Karena itu, kehadiran Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Jember, Jalan Letjen Suprapto, Rabu 21 Oktober 2026, menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.

Digelar dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia, kegiatan ini menghadirkan beragam komoditas kebutuhan pokok dengan melibatkan distributor dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sejak pagi, masyarakat berdatangan untuk berbelanja sekaligus memanfaatkan kesempatan memperoleh bahan pangan dengan harga di bawah pasaran.

Tak hanya menyediakan kebutuhan pokok, kegiatan tersebut juga membuka ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk ikut berpartisipasi. Sejumlah UMKM sektor pangan, termasuk UMKM perikanan dan UMKM Kelurahan Kebonsari, turut meramaikan kegiatan tersebut.

Bagi warga, akses terhadap pangan dengan harga terjangkau menjadi hal penting untuk membantu mengatur pengeluaran rumah tangga. Program semacam ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa terlalu membebani anggaran belanja.

Lurah Kebonsari, Edy Hariyanto, mengatakan Gerakan Pangan Murah memberikan manfaat, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan untuk menjaga daya beli warga.

“Program seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjaga pengeluaran rumah tangga. Kami berharap Gerakan Pangan Murah dapat dilaksanakan secara berkala agar manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan, tidak hanya setahun sekali,” ujar Edy.

Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah, distributor, dan pelaku UMKM menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran kegiatan. Edy juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Jember, dinas terkait, serta seluruh pelaku usaha yang terlibat dalam penyelenggaraan program tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Sumbersari, Oko Rudi Widodo, menyebut keikutsertaan Kecamatan Sumbersari bersama Kelurahan Kebonsari dalam Gerakan Pangan Murah Serentak merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah memperluas akses masyarakat terhadap bahan pangan yang terjangkau.

Oko juga mengingatkan masyarakat agar berbelanja secara bijak dengan menyesuaikan pembelian berdasarkan kebutuhan. Dengan begitu, kesempatan memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pelaksanaan kali ini, tetapi dapat terus berlanjut untuk membantu masyarakat menjaga daya beli. Sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha juga diharapkan mendukung stabilitas harga pangan serta upaya pengendalian inflasi di Kabupaten Jember,” ungkap Oko.

Lebih dari sekadar kegiatan jual beli, Gerakan Pangan Murah menjadi pengingat bahwa keterjangkauan pangan berkaitan erat dengan keseharian masyarakat. Ketika kebutuhan pokok dapat diperoleh dengan harga yang lebih bersahabat, keluarga memiliki peluang lebih besar untuk mengatur pengeluaran rumah tangga.

Ke depan, pelaksanaan GPM secara berkala diharapkan dapat memperluas manfaat bagi masyarakat. Kolaborasi pemerintah dan pelaku usaha pun diharapkan terus terjaga agar akses terhadap pangan yang terjangkau semakin terbuka, sekaligus mendukung stabilitas harga kebutuhan pokok di Kabupaten Jember. (*)

Tags : #GerakanPanganMurah #PemkabJember #BeritaPanganJember #InfoJember #enewsindoJember

Ikuti Kami :

Komentar