Detail Berita
Wujudkan Jember Ramah Anak, Kapolres Ajak Pelajar SMAN 1 Jember Berani Lawan Perundungan
Pewarta : Andre
19 Oktober 2026
13:16
Kapolres Jember bersalaman dengan Siswa SMA 1 Jember (foto : Andre)
JEMBER, enewsindo.co.id - Perundungan di era digital kini tak lagi sekadar ejekan fisik di lorong-lorong sekolah, melainkan telah merambah ke ruang siber melalui cyberbullying. Menyadari besarnya ancaman tersebut terhadap mental remaja, Kapolres Jember AKBP Alaiddin, S.H., S.I.K., M.H. turun langsung mengedukasi ratusan siswa SMAN 1 Jember, Senin 19 Oktober 2026.
Dalam kegiatan Pesan Kamtibmas Program Quick Wins Polisi Bersama Masyarakat tersebut, isu kesehatan mental dan etika berinternet menjadi sorotan utama. Kapolres menegaskan bahwa perundungan di media sosial sering kali menjadi pemicu konflik yang merusak masa depan anak.
"Jangan sampai ada Bullying atau kekerasan sekecil apa pun, baik langsung maupun di media sosial. Saling menyayangi, menghormati perbedaan, dan berani melapor adalah kunci menciptakan sekolah yang sehat dan bahagia," ujar AKBP Alaiddin.
Selain persoalan perundungan, kepolisian juga menyoroti potensi kerawanan sosial remaja lainnya, seperti keterlibatan dalam tawuran, penyalahgunaan narkotika, hingga aksi balap liar. Di era kebebasan informasi, pelajar diajak lebih bijak memanfaatkan media sosial dengan tidak menyebarkan berita bohong (hoaks) maupun ujaran kebencian.
Kesadaran berlalu lintas turut disinggung. Para siswa diimbau mematuhi aturan jalan raya, mengenakan helm berstandar SNI, serta tidak mengendarai kendaraan bermotor sebelum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Guna membangun ruang dialog yang inklusif dan tidak kaku, sosialisasi dikemas melalui pendekatan emosional. Di sela-sela kegiatan, Kapolres membagikan cokelat serta helm gratis kepada sejumlah pelajar. Langkah ini menjadi upaya meruntuhkan sekat serta menegaskan peran kepolisian sebagai pelindung dan mitra tumbuh kembang anak.
Alaiddin menjelaskan, kegiatan ini merupakan implementasi Program Quick Wins Kapolri guna memperkuat sinergi antara kepolisian, tenaga pendidik, dan pelajar. Kolaborasi lintas elemen ini dinilai penting untuk membentengi lingkungan sekolah dari ancaman kriminalitas.
"Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh keberanian adik-adik sekalian untuk menolak bullying dan menjaga ketertiban. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa mewujudkan Jember yang aman, nyaman, dan ramah anak," ujar Alaiddin. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Wujudkan Jember Ramah Anak, Kapolres Ajak Pelajar SMAN 1 Jember Berani Lawan Perundungan
19 Oktober 2026
13:16
Pendidikan & Teknologi
Mansawangi Drum Corps Sapu Bersih Tropi di Ijen Marching Festival 2026, Kemenag Banyuwangi Beri Apresiasi
18 Oktober 2026
23:45
Hukum & Politik
Ditjen Imigrasi Perkuat Pengawasan Orang Asing Lewat Digitalisasi, Ini Hasil Penindakannya
18 Oktober 2026
20:40
Pendidikan & Teknologi
Gita Amarta SDN Dabasah 1 Bondowoso Bawa Pulang Lima Piala dari Ijen Marching Festival di Banyuwangi
18 Oktober 2026
20:25
Hukum & Politik
Cegah Narkoba Masuk Desa, BNNK Banyuwangi Gandeng Sembilan Kades dan Lurah di Glagah
18 Oktober 2026
18:02