Detail Berita
RSPTN UNEJ dan PMI Jember Jajaki Kerjasama, Bank Darah Rumah Sakit Jadi Prioritas
Pewarta : Andre
19 Oktober 2026
15:36
Kunjungan jajaran direksi RSPTN UNEJ ke Unit Donor Darah PMI Jember (foto : Andre)
JEMBER, enewsindo.co.id - Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) Universitas Jember (UNEJ) menjajaki kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember untuk menjamin ketersediaan darah bagi pasien sekaligus memperkuat layanan kesehatan.
Langkah tersebut dibahas dalam kunjungan jajaran direksi RSPTN UNEJ ke Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember di Aula UDD PMI setempat, Senin 19 Oktober 2026. Salah satu agenda utama pertemuan itu adalah rencana pembentukan Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) di RSPTN UNEJ.
Direktur RSPTN UNEJ yang juga Dekan Fakultas Kedokteran UNEJ, Dr. dr. Ulfa Elfia, Sp.T.H.T.K.L.(K), mengatakan kerja sama dengan PMI diperlukan untuk mendukung kesinambungan pelayanan medis, terutama dalam memenuhi kebutuhan darah pasien.
“Kami siap berkolaborasi dengan PMI Kabupaten Jember. Dalam waktu dekat, kami siap menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama PMI,” kata Ulfa.
Menurut dia, sebagai fasilitas pelayanan kesehatan yang baru berdiri, RSPTN UNEJ membutuhkan dukungan sistem penyediaan darah yang memadai dan berkelanjutan. Keberadaan BDRS diharapkan dapat menunjang kebutuhan pelayanan sekaligus memperkuat koordinasi dengan UDD PMI Kabupaten Jember.
Karena itu, kunjungan yang melibatkan jajaran terkait tersebut menjadi langkah awal untuk membahas kebutuhan teknis, regulasi, serta mekanisme pembentukan bank darah di lingkungan rumah sakit.
Selain penguatan layanan transfusi darah, Ulfa menyatakan RSPTN UNEJ terbuka untuk memperluas kerja sama dengan PMI di bidang penelitian, pengembangan sumber daya manusia, dan dukungan tenaga medis.
Sebagai rumah sakit pendidikan, RSPTN UNEJ juga siap menyiapkan tenaga dokter dari Fakultas Kedokteran UNEJ guna mendukung operasional dan pengembangan layanan UDD PMI Kabupaten Jember.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, menyambut positif inisiatif tersebut. Ia mengatakan UDD PMI Jember selama ini telah menjalin kemitraan dengan sejumlah rumah sakit di wilayah setempat sehingga memiliki pengalaman dalam mendukung pemenuhan kebutuhan darah untuk pelayanan kesehatan.
PMI Jember, lanjut dia, siap mendukung proses pendirian BDRS di RSPTN UNEJ melalui koordinasi dan pendampingan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam pertemuan itu, Zainollah juga memaparkan upaya UDD PMI Kabupaten Jember untuk meningkatkan mutu layanan melalui proses pemenuhan standar yang ditetapkan pemerintah.
“UDD PMI Kabupaten Jember saat ini sedang berproses mengejar sertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan POM RI,” ujarnya.
Menurut Zainollah, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan mutu darah bagi pasien, sekaligus memenuhi standar penyediaan plasma untuk fraksionasi.
Manajer Pemastian Mutu UDD PMI Kabupaten Jember, Ninuk Handayani, memaparkan prosedur, regulasi, dan tahapan teknis pendirian BDRS. Penjelasan tersebut diharapkan menjadi acuan bagi RSPTN UNEJ dalam mempersiapkan pembentukan bank darah agar dapat berjalan sesuai ketentuan. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Advertorial
PTPN I Raih PWI Sulsel Awards 2026, Tegaskan Komitmen Keberlanjutan dan Kepedulian Sosial
19 Oktober 2026
18:57
Hukum & Politik
MTQ XXXII Sampang Resmi Dibuka, Wabup Ahmad Mahfudz Ajak Generasi Muda Cinta Al-Qur’an
19 Oktober 2026
18:53
Hukum & Politik
Dilantik di Pasar, Pejabat Baru Banyuwangi Ditantang Tuntaskan Sampah Pesisir
19 Oktober 2026
17:28
Ekonomi & Bisnis
Program Bus Si Cinta Jadi Mesin Penggerak UMKM, Paket Rp 40 Ribu Langsung Dongkrak Omzet Pedagang
19 Oktober 2026
17:18
Hukum & Politik
Aduan Warga Direspons Cepat, BPBD Jember Pasok 5.000 Liter Air untuk Korban Kekeringan di Mayang
19 Oktober 2026
16:49