Detail Berita

Ekonomi & Bisnis

Program Bus Si Cinta Jadi Mesin Penggerak UMKM, Paket Rp 40 Ribu Langsung Dongkrak Omzet Pedagang

Pewarta : Andre

19 Oktober 2026

17:18

Pengunjung Wisata Watu Ulo menikmati Ikan Goreng di salah satu Warung (foto : Andre)

JEMBER, enewsindo.co.id - Sektor pariwisata di Kabupaten Jember terus didorong agar tidak sekadar menyajikan pemandangan indah, tetapi juga memberi dampak finansial langsung bagi pedagang kecil. Terobosan nyata terlihat dalam kunjungan rombongan program Bus Si Cinta di kawasan wisata Pantai Watu Ulo, Senin 19 Oktober 2026.

​Kedatangan puluhan wisatawan yang menumpangi Bus Si Cinta tersebut berhasil menyuntikkan geliat ekonomi baru bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner di sekitar pantai pesisir selatan Jember tersebut. Melalui skema paket kuliner terjangkau yang dibanderol mulai dari Rp 40.000, para wisatawan diajak menikmati sajian cita rasa khas lokal sekaligus berbelanja langsung dari para pedagang setempat.

​Skema ini menjadi angin segar bagi pelaku usaha mikro pesisir. Selain membuka peluang peningkatan angka penjualan secara instan, interaksi langsung antara wisatawan dan pedagang lokal menjadi sarana efektif untuk mengenalkan produk-produk kuliner daerah ke pasar yang lebih luas.

​Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Jember Yunita Maharani menegaskan, integrasi antara objek wisata alam dan penguatan UMKM merupakan strategi krusial untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif daerah.

​"Melalui kunjungan Bus Si Cinta, kami ingin mengajak wisatawan tidak hanya menikmati keindahan Pantai Watu Ulo, tetapi juga mengenal dan mencicipi kuliner lokal yang tersedia. Dengan membeli produk UMKM setempat, wisatawan turut berkontribusi langsung dalam mendukung perekonomian masyarakat di sekitar destinasi wisata," ujar Yunita.

​Ia menambahkan, paket kuliner ramah kantong Rp 40 ribu ini sengaja dirancang agar ramah di dompet pelancong sekaligus memberi kepastian omzet bagi pedagang lokal. Konsep ini diharapkan memicu multiplier effect (dampak berganda), di mana pendapatan dari sektor pariwisata dapat langsung menetes hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.

​Ke depan, Disporabudpar Jember berkomitmen untuk terus menggalakkan strategi promosi terpadu berbasis pemberdayaan masyarakat ini di destinasi wisata lainnya. Dengan begitu, pesona alam Jember tak hanya menarik minat berkunjung, melainkan juga menjadi motor penggerak kesejahteraan warga lokal. (*)

Tags : #WisataJember #WatuUlo #UMKM #PemkabJember #DisporabudparJember #BeritaWisata #InfoJember #enewsindoJember

Ikuti Kami :

Komentar