Detail Berita
Atlet FKTI Jember Berjuang Memantapkan Langkah Menuju Target Dua Emas
Pewarta : Andre
18 Oktober 2026
17:16
Allet FKTI Jember Tunjukkan Gerakan, Pukulan dan Tendangan kepada Tim Monev (foto: Andre)
JEMBER, enewsindo.co.id - Satu demi satu gerakan diperagakan para atlet Federasi Karate-Do Tradisional Indonesia (FKTI) Jember. Setiap langkah, kuda-kuda, hingga teknik yang ditampilkan menjadi perhatian serius tim monitoring dan evaluasi (Monev) KORMI Jember.
Di hadapan para pemantau, para atlet berusaha menunjukkan kemampuan terbaiknya. Namun, di balik gerakan yang tampak mantap, ada pula rasa gugup yang sesekali muncul. Terlebih, setiap detail gerakan menjadi bahan evaluasi demi mempersiapkan penampilan yang lebih matang.
Tiga anggota tim Monev, yakni Heru Subowo, Haris Pudjo, dan Gangsar Widodo, mengamati dengan cermat setiap gerakan atlet. Pengamatan tersebut menjadi bagian penting untuk melihat sejauh mana materi latihan telah dikuasai sekaligus mengidentifikasi bagian yang masih perlu dibenahi.
Bagi para atlet, momen evaluasi bukan sekadar ujian kemampuan. Ini juga menjadi kesempatan untuk belajar mengendalikan rasa gugup, memperbaiki kekurangan, dan membangun kepercayaan diri sebelum menghadapi kompetisi.
Manajer tim FKTI Jember, Senpeu Mahdi, mengaku bersyukur atas kunjungan tim Monev. Menurut dia, secara umum kondisi para atlet cukup baik, meski masih ada beberapa hal yang membutuhkan pemantapan, terutama dari sisi penampilan atau performance.
“Alhamdulillah, dan terima kasih atas kunjungan tim Monev. Hari ini para atlet dalam kondisi baik, walau ada yang terlihat grogi di hadapan tim Monev. Itu perlu pemantapan, khususnya dalam performance atlet,” ujar Mahdi, Minggu 18 Oktober 2026.
Rasa gugup yang muncul, menurut evaluasi tim, menjadi bagian yang perlu diperhatikan dalam proses persiapan. Sebab, penguasaan teknik saja belum cukup. Atlet juga perlu memiliki ketenangan dan keyakinan saat memperagakan kemampuan di hadapan penilai maupun ketika bertanding nanti.
Karena itu, waktu persiapan yang tersisa akan dimanfaatkan untuk memperbaiki detail gerakan sekaligus mematangkan penampilan. Harapannya, para atlet tidak hanya menguasai materi latihan, tetapi juga mampu menampilkannya secara optimal.
Di tempat terpisah, pelatih utama FKTI Jember, Senpeu Savitri, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim Monev KORMI Jember yang telah melakukan pemantauan dan evaluasi.
Bagi Savitri, evaluasi menjadi bagian penting dalam perjalanan panjang para atlet menuju target yang telah ditetapkan. Hasil pemantauan menjadi bahan untuk menentukan bagian latihan yang perlu diperkuat dalam beberapa pekan ke depan.
“Terima kasih kepada seluruh tim yang sudah menjalankan tugasnya ke FKTI. Secara teknis, 80 persen sudah terserap. Tinggal pemantapan hingga target dua emas tercapai. Sekali lagi, terima kasih untuk tim Monev KORMI Jember,” ungkapnya.
Angka 80 persen tersebut menjadi gambaran bahwa sebagian besar materi latihan telah dikuasai. Namun, pekerjaan belum selesai. Masih ada waktu sekitar satu bulan untuk melakukan pembenahan teknis, memperhalus gerakan, dan mematangkan penampilan atlet.
Target dua medali emas yang dibebankan KORMI Jember pun menjadi penyemangat tersendiri. Target itu bukan hanya soal angka di papan perolehan medali, melainkan juga tanggung jawab yang harus diperjuangkan bersama oleh atlet, pelatih, dan manajemen tim.
Di balik persiapan tersebut, ada proses yang tak selalu terlihat yakni pengulangan gerakan, koreksi teknik, usaha mengatasi kegugupan, serta kesediaan untuk terus belajar dari setiap evaluasi.
Kunjungan tim Monev menjadi pengingat bahwa prestasi tidak dibangun dalam satu hari. Dibutuhkan kedisiplinan, ketekunan, dan kekompakan agar setiap gerakan yang dilatih dapat tampil maksimal ketika tiba waktunya bertanding.
Satu bulan ke depan menjadi kesempatan berharga bagi tim FKTI Jember untuk menyempurnakan persiapan. Dengan materi yang sebagian besar telah dikuasai dan evaluasi yang terus dilakukan, harapan meraih dua medali emas tetap dijaga. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Cegah Narkoba Masuk Desa, BNNK Banyuwangi Gandeng Sembilan Kades dan Lurah di Glagah
18 Oktober 2026
18:02
Pendidikan & Teknologi
Atlet FKTI Jember Berjuang Memantapkan Langkah Menuju Target Dua Emas
18 Oktober 2026
17:16
Hukum & Politik
Perkuat Sinergi Lintas Agama, Kapolres Malang Kota Bersilahturahmi ke Gereja Katedral Ijen
18 Oktober 2026
16:40
Hukum & Politik
Minggu Kasih di Nias Selatan, Polri Buka Ruang Dialog dengan Jemaat Gereja
18 Oktober 2026
16:36
Pendidikan & Teknologi
Gowes Bareng 6.000 Peserta, HUT ke-81 TNI di Jember Jadi Panggung Kebersamaan Rakyat
18 Oktober 2026
15:28