Detail Berita

Hukum & Politik

Bupati Bondowoso Sebut PKB Punya Saham Terbesar di Pemerintahan, Ahmad Dhafir : Itu Tanggung Jawab Besar

Pewarta : Eko

17 Oktober 2026

21:55

Pemkab Bondowoso rapat dengan PKB (foto : Eko)

BONDOWOSO, enewsindo.co.id - Bupati Bondowoso KH Abdul Hamid Wahid menyebut Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memiliki saham terbesar dalam pemerintahan Kabupaten Bondowoso.

Pernyataan tersebut dimaknai sebagai pengingat agar seluruh elemen pemerintahan dan partai politik yang terlibat terus berkolaborasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Hamid Wahid mengatakan, dalam pemerintahan Kabupaten Bondowoso terdapat sejumlah partai politik yang memiliki kontribusi, di antaranya PKB dan Partai Golkar. Namun, PKB menjadi partai dengan kontribusi kursi terbesar.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk tidak terjebak pada kepentingan politik semata, melainkan lebih mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

“Mari kita fokus bersama-sama berkolaborasi melayani rakyat. Menjadi telinga yang mendengarkan keluhan dan permasalahan rakyat, menjadi pikiran yang memikirkan permasalahan rakyat, dan kemudian menjadi tangan yang, sesuai dengan posisi dan level masing-masing, melakukan sesuatu untuk rakyat,” ujar Hamid Wahid, Sabtu 17 Oktober 2026.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah terbuka terhadap kritik dari masyarakat maupun berbagai pihak. Menurutnya, kritik merupakan bagian penting dalam membangun pemerintahan yang lebih baik, selama disampaikan secara konstruktif.

“Kami menerima kritik. Kritik itu sehat, sekali lagi kritik itu konstruktif,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Bondowoso H. Ahmad Dhafir menanggapi pernyataan bupati tersebut dengan menekankan bahwa besarnya kontribusi PKB dalam pemerintahan harus diiringi tanggung jawab yang lebih besar kepada masyarakat.

Menurut Dhafir, istilah saham terbesar tidak semestinya dimaknai sebagai alasan bagi PKB untuk berbangga diri. Sebaliknya, hal itu menjadi pengingat agar partai semakin serius memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Makna saham terbesar itu sebenarnya punya tanggung jawab yang paling besar. Jangan kemudian karena disampaikan oleh bupati bahwa PKB punya saham terbesar, kami lantas bertepuk dada. Justru sebenarnya kami punya tanggung jawab yang besar,” kata Dhafir.

Ia menegaskan, kemenangan PKB dalam kontestasi politik bukanlah tujuan akhir. Kemenangan tersebut harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan dan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya.

“PKB menang, tetapi tidak hanya sekadar menang. Untuk apa menang? Tentu muaranya pada kesejahteraan rakyat. Maknanya adalah PKB punya tanggung jawab yang besar. Di situ intinya,” ujarnya.

Dhafir juga menyoroti kondisi efisiensi anggaran yang berdampak pada berbagai tingkatan pemerintahan, mulai dari pemerintah provinsi, kabupaten, hingga desa.

Dalam situasi tersebut, ia menilai diperlukan komunikasi dan diskusi bersama untuk mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah, sehingga visi dan misi pembangunan dapat segera dirasakan masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan menjadi penting agar keterbatasan anggaran tidak menghambat upaya peningkatan pelayanan publik.

“Bagaimana kita selalu berdiskusi mencari solusi, agar apa yang menjadi visi dan misi bisa segera dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa besarnya peran politik dalam pemerintahan semestinya sejalan dengan besarnya tanggung jawab untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. (*)

Tags : #PKB #KetuaDPCPKBBondowoso #AhmadDhafir #PemkabBondowoso #BeritaBondowoso #InfoBondowoso #enewsindoBondowoso

Ikuti Kami :

Komentar