Detail Berita
Anak Muda Situbondo Kini Punya 7 Pilihan Prodi di Universitas Bhakti PGRI
Pewarta : Hamzah
17 Oktober 2026
21:09
Bupati Situbondo Mas Rio (jas kelabu) pasca scan layar tanda simbolis berubahnya status STKIP PGRI Situbondo menjadi Universitas Bhakti PGRI (foto : Hamzah)
SITUBONDO, enewsindo.co.id - Anak muda di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, kini memiliki pilihan program studi yang lebih beragam untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
STKIP PGRI Situbondo resmi bertransformasi menjadi Universitas Bhakti PGRI Situbondo (UBP Situbondo) dengan total tujuh program studi.
Perubahan status tersebut ditandai dengan pengukuhan Dr. Miftahus Surur, M.Pd., sebagai rektor UBP Situbondo di Pendopo Rakyat Situbondo, Sabtu 17 Oktober 2026.
Jika sebelumnya STKIP PGRI Situbondo memiliki tiga program studi yang berfokus pada bidang pendidikan, kini UBP Situbondo menambah empat pilihan baru, yakni Ilmu Keolahragaan, Biologi, Sistem Informasi, dan Manajemen Ritel.
Adapun tiga program studi yang telah tersedia sebelumnya adalah Pendidikan Teknologi Informasi, Pendidikan Ekonomi, dan Pendidikan Matematika.
Rektor UBP Situbondo Miftahus Surur mengatakan penambahan program studi tersebut diharapkan dapat menarik minat putra-putri daerah untuk melanjutkan kuliah di Situbondo.
“Dengan penambahan program studi ini, saya berharap putra-putri Situbondo memilih kuliah di UBP Situbondo. Sebab, kini UBP Situbondo memiliki variasi pilihan prodi yang jauh lebih beragam, yang berdampak pada peningkatan kompetensi guna mendukung kebutuhan Situbondo Naik Kelas,” kata Miftahus.
Tak hanya menambah pilihan program studi, UBP Situbondo juga membidik peningkatan jumlah mahasiswa baru. Pihak kampus menargetkan penerimaan sekitar 50 hingga 100 mahasiswa untuk setiap program studi.
Dengan perhitungan tersebut, UBP Situbondo menargetkan dapat menerima sekitar 500 hingga 600 mahasiswa baru dalam setiap angkatan.
“Dengan status universitas, saya berharap setiap angkatan bisa mencapai 500 hingga 600 mahasiswa,” ujarnya.
Miftahus menjelaskan, pengembangan universitas tidak cukup hanya dengan memperluas pilihan program studi dan meningkatkan jumlah mahasiswa. Perguruan tinggi juga harus mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Ke depannya, universitas yang mengusung moto ABADI (Adaptif, Kolaboratif, dan Berdaya Saing) ini akan melakukan berbagai perubahan. Perkembangan di berbagai aspek, baik ekonomi maupun teknologi, harus mampu diserap dan diadaptasi secara intelektual di kampus sebelum disebarkan nilai manfaat dan dampaknya kepada masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, kampus harus menjadi tempat lahirnya gagasan, penelitian, dan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Karena itu, UBP Situbondo membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, baik dari kalangan akademik maupun non-akademik. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Situbondo.
“Dari dampak sikap adaptif dan kolaboratif, diharapkan universitas ini memiliki daya saing yang sejajar dengan masyarakat maupun sivitas akademika lainnya,” imbuh Miftahus.
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo atau Mas Rio menyampaikan apresiasi atas transformasi STKIP PGRI Situbondo menjadi UBP Situbondo.
Menurutnya, kehadiran universitas tersebut menjadi tambahan pilihan pendidikan tinggi bagi masyarakat. Ia berharap kampus dapat melahirkan generasi intelektual yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan negara.
“Universitas adalah tempat kita meneriakkan hal-hal positif. Menuntut ilmu di universitas, kita dididik untuk menjadi intelektual yang bermanfaat bagi masyarakat dan negara,” kata Mas Rio.
“Atas nama pribadi maupun Bupati Situbondo, saya memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas transformasi STKIP PGRI Situbondo menjadi Universitas Bhakti PGRI Situbondo,” lanjutnya.
Sementara itu, anggota Komisi VI DPR RI HM Nasim Khan berharap perubahan status tersebut dapat memperkuat peran perguruan tinggi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mencetak SDM yang berkualitas.
“Dengan bertransformasi IKIP menjadi UBP Situbondo diharapkan untuk meningkatkan tingkat keilmuan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui penelitian orisinal, serta mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul, kompeten, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi masyarakat,” ujar Nasim Khan.
Pengukuhan rektor UBP Situbondo turut dihadiri Ketua DPRD Situbondo Mahbub Junaidi, para alumni STKIP PGRI Situbondo, serta sejumlah tamu undangan.
Dengan tujuh program studi yang tersedia, UBP Situbondo diharapkan menjadi salah satu alternatif bagi generasi muda untuk meningkatkan kompetensi sekaligus mendukung kebutuhan pembangunan daerah. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Bupati Bondowoso Sebut PKB Punya Saham Terbesar di Pemerintahan, Ahmad Dhafir : Itu Tanggung Jawab Besar
17 Oktober 2026
21:55
Pendidikan & Teknologi
Anak Muda Situbondo Kini Punya 7 Pilihan Prodi di Universitas Bhakti PGRI
17 Oktober 2026
21:09
Hiburan
Festival Hadrah di Jember, Merawat Selawat dan Mempererat Silaturahmi
17 Oktober 2026
19:46
Hukum & Politik
Area Pencarian Korban Kapal Terbalik di Perairan Pandanwangi Lumajang Capai 21,3 Mil
17 Oktober 2026
19:34
Hukum & Politik
12 Pasien Kelainan Bawaan Dapat Akses Penanganan Medis di RSD dr.Soebandi Jember
17 Oktober 2026
19:31