Detail Berita

Hukum & Politik

135 KK di Patrang Jember Kesulitan Air Bersih

Pewarta : Andre

17 Oktober 2026

15:19

Truk Tangki Air BPBD salurkan Air Bersih di Patrang (foto : Andre)

JEMBER, enewsindo.co.id - Sebanyak 135 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kekeringan yang terjadi sejak Agustus 2026.

Sebagian warga bahkan harus berjalan sekitar satu kilometer menuju sungai untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Merespons kondisi tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih pada Jumat (16/10/2026). Distribusi dilakukan di Lingkungan Cangkring dan Lingkungan Krajan, Kelurahan Patrang.

Anggota TRC BPBD Jember, Iqbal Fathoni, mengatakan kekeringan paling dirasakan warga RT 001 dan RT 002 RW 003 Lingkungan Cangkring. Sumur milik warga mulai mengering sehingga tidak lagi mencukupi kebutuhan sehari-hari.

“Sejak Agustus, sumber air dari sumur warga mulai mengering dan sebagian sudah tidak layak digunakan. Kondisi ini berdampak pada kebutuhan sehari-hari, terutama untuk minum dan keperluan rumah tangga,” ujar Iqbal, Sabtu 17 Oktober 2026.

Iqbal menerangkan, di Lingkungan Cangkring, kekurangan air bersih dialami 65 KK dari total 80 KK di RT 001 RW 003. Sementara di RT 002 RW 003, sebanyak 50 KK dari total 64 KK turut terdampak dan di Jalan Srikoyo, Lingkungan Krajan, sebanyak 20 KK di RT 004 RW 009 tercatat mengalami kesulitan air bersih.

"Dengan demikian, total warga terdampak di tiga wilayah tersebut mencapai 135 KK," terangnya.

Dalam penyaluran kali ini, BPBD Jember mendistribusikan satu tangki air berkapasitas 5.000 liter. Air tersebut disalurkan ke sejumlah tandon yang tersedia di lokasi. Sebanyak empat tandon milik BPBD juga disiapkan untuk menampung bantuan air bersih.

Tim BPBD berangkat menuju lokasi sekitar pukul 14.00 WIB dan tiba sekitar pukul 15.00 WIB. Selain mendistribusikan air, petugas mengimbau warga agar menghemat penggunaan air bersih selama kekeringan masih berlangsung.

Iqbal menjelaskan, penyaluran bantuan tersebut mengacu pada Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026.

"Kegiatan ini juga menindaklanjuti surat Kelurahan Patrang Nomor 176/35.09.02.2007/2026 tertanggal 20 September 2026 mengenai usulan penyediaan dan pengiriman air bersih," kata Iqbal.

Menurut Iqbal, distribusi air bersih akan dilanjutkan sesuai kebutuhan warga. BPBD merekomendasikan penyaluran dilakukan setiap empat hari sekali menggunakan tangki berkapasitas 5.000 liter.

“Hingga saat ini, penyaluran air bersih akan terus dilakukan sesuai kebutuhan. Untuk wilayah ini, kami merekomendasikan distribusi dilakukan setiap empat hari menggunakan tangki berkapasitas 5.000 liter,” Tandasnya. (*)

Tags : #Kekeringan diJember #BPBDJember #Patrang #KabuapatenJember #BeritaKekeringan #InfoJember #enewsindoJember

Ikuti Kami :

Komentar