Detail Berita
Santri Jember Asah Ilmu dan Kepercayaan Diri, 18 Ponpes Ikuti Lomba Cerdas Cermat
Pewarta : Tamara
16 Oktober 2026
18:16
Para Santri lomba Cerdas Cermat di JCC kabupaten Jember (foto : Tamara)
JEMBER, enewsindo.co.id - Tiga santri dari masing-masing pondok pesantren duduk bersiap di hadapan soal-soal Kitab Safinah. Mereka bukan sekadar datang untuk mengejar kemenangan, tetapi juga membawa bekal ilmu yang selama ini dipelajari di lingkungan pesantren.
Suasana itulah yang mewarnai Lomba Cerdas Cermat Kitab Safinah dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Jember Creative Center (JCC), Jumat 16 Oktober 2026.
Sebanyak 18 pondok pesantren (Ponpes) di Kabupaten Jember ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Setiap pesantren mengirimkan tiga santri terbaiknya untuk menguji pengetahuan, ketelitian, serta kemampuan berpikir dalam menjawab pertanyaan seputar Kitab Safinah.
Di balik ketatnya persaingan, lomba ini menjadi ruang bagi para santri untuk menunjukkan hasil belajar mereka. Pengetahuan yang selama ini diasah melalui pembelajaran di pesantren mendapat kesempatan untuk diuji di hadapan peserta dari pondok pesantren lain.
Bagi para santri, pengalaman semacam ini bukan perkara kecil. Mereka dituntut untuk berani tampil, berpikir cermat, dan menjawab pertanyaan dengan penuh keyakinan. Pengalaman tersebut sekaligus menjadi bekal untuk membangun kepercayaan diri di luar lingkungan pesantren.
Pertemuan 18 pondok pesantren itu juga menghadirkan kesempatan untuk saling mengenal. Di tengah kompetisi, para santri dapat memperluas pergaulan, bertukar pengalaman, serta mempererat silaturahmi dengan sesama penuntut ilmu di Kabupaten Jember.
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disporabudpar Kabupaten Jember, Ermi Rahmawati, S.E., menilai kegiatan tersebut menunjukkan semangat santri dalam belajar dan mengembangkan pengetahuan.
“Melalui kegiatan Lomba Cerdas Cermat Kitab Safinah dalam rangka Hari Santri Nasional 2026, kita dapat melihat semangat para santri dalam belajar dan mengembangkan pengetahuan,” katanya.
Menurut Ermi, Jember Creative Center diharapkan tidak hanya menjadi tempat bagi pelaku ekonomi kreatif untuk berkarya dan berkolaborasi. Ruang tersebut juga perlu dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan edukatif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Karena itu, JCC terbuka untuk mendukung kegiatan komunitas, pendidikan, serta pengembangan potensi generasi muda, termasuk kalangan santri.
Lomba Cerdas Cermat Kitab Safinah menjadi salah satu contoh bagaimana ruang publik dapat mempertemukan semangat belajar, tradisi keilmuan pesantren, dan upaya membangun generasi muda yang percaya diri.
Di tengah peringatan Hari Santri Nasional, para peserta tidak hanya membawa pulang pengalaman berkompetisi. Lebih dari itu, mereka mendapat kesempatan untuk menguji ilmu, memperluas persaudaraan, dan menumbuhkan semangat untuk terus belajar.
Sebab, bagi seorang santri, kemenangan bukan satu-satunya tujuan. Kesungguhan menuntut ilmu dan kemauan untuk terus berkembang juga menjadi bagian penting dari perjalanan mereka. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Santri Jember Asah Ilmu dan Kepercayaan Diri, 18 Ponpes Ikuti Lomba Cerdas Cermat
16 Oktober 2026
18:16
Hukum & Politik
Langkah Pemkab Jember Atasi Antrean SPBU, Terapkan WFH Selama Dua Hari
16 Oktober 2026
17:31
Ekonomi & Bisnis
PTPN I, Kopi Ijen, dan Ambisi Menghidupkan Kembali Republik Kopi
16 Oktober 2026
17:22
Hukum & Politik
Antrean SPBU Bangsalsari Landai, di Balik Stok BBM yang Menunggu Pasokan
16 Oktober 2026
16:54
Hukum & Politik
Dari Jepang ke Jember, Kaori Omura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
16 Oktober 2026
16:11