Detail Berita
Menunggu 30 Menit demi BBM, Lurah Sumbersari Berharap Kebijakan WFH Urai Antrean
Pewarta : Andre
16 Oktober 2026
21:26
Antrean mengular di POM Sumbersari Jember (foto : Andre)
JEMBER, enewsindo.co.id - Sekitar 30 menit. Waktu itu harus disisihkan pengendara yang hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Jalan Mastrip, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember.
Antrean kendaraan yang mengular dalam beberapa hari terakhir membuat pengisian BBM tak lagi bisa dilakukan secepat biasanya. Pengendara harus bersabar menunggu giliran di tengah persoalan distribusi bahan bakar yang belum sepenuhnya pulih.
Kondisi tersebut menjadi perhatian Lurah Sumbersari Bhatara Pragusta. Dia berharap kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pembelajaran jarak jauh pada Jumat dan Senin bisa membantu mengurangi kepadatan kendaraan.
Bhatara menyatakan dukungannya terhadap kebijakan yang dikeluarkan Bupati Jember Muhammad Fawait tersebut. Menurut dia, berkurangnya mobilitas masyarakat diharapkan berdampak pada antrean kendaraan di SPBU, termasuk di Jalan Mastrip.
“Kami mendukung penuh kebijakan Bupati Jember Muhammad Fawait tersebut. Kami berharap kebijakan ini dapat mengurangi mobilitas kendaraan sehingga antrean BBM di SPBU Jalan Mastrip bisa lebih terkendali,” ujar Bhatara melalui pesan WhatsApp, Jumat (16/10).
Bagi masyarakat yang membutuhkan BBM untuk bekerja maupun menjalankan aktivitas sehari-hari, antrean panjang tentu menjadi persoalan tersendiri. Waktu yang seharusnya digunakan untuk beraktivitas harus tersita untuk menunggu giliran mengisi bahan bakar.
Namun, pengurangan mobilitas saja dinilai belum cukup. Kelancaran pasokan dan distribusi BBM juga menjadi faktor penting agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa antrean berkepanjangan.
Pemilik SPBU Jalan Mastrip, Amin Harianto, mengatakan antrean panjang telah terjadi selama lima hari terakhir. Dia berharap kebijakan WFH dapat membantu mengurangi jumlah kendaraan yang datang ke SPBU.
“Antrean panjang di SPBU Jalan Mastrip sudah terjadi selama beberapa hari terakhir. Kami berharap kebijakan WFH dari Bupati Jember dapat membantu mengurangi kepadatan kendaraan yang datang ke SPBU,” kata Amin.
Sebelumnya, Bupati Jember Muhammad Fawait mengumumkan kebijakan WFH bagi ASN serta pembelajaran jarak jauh pada Jumat dan Senin melalui akun Instagram resminya. Kebijakan itu diharapkan dapat menekan mobilitas masyarakat di tengah persoalan antrean BBM.
Di sisi lain, pasokan BBM untuk wilayah Jember secara umum disebut masih mencukupi. Antrean yang terjadi diduga berkaitan dengan kendala teknis distribusi dari Depo Pertamina Banyuwangi menuju Jember, bukan semata-mata akibat kekurangan stok.
Pemerintah Kabupaten Jember pun terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk mempercepat pemulihan distribusi, termasuk mencari alternatif jalur penyaluran.
Masyarakat juga diimbau tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying Warga diminta membeli BBM sesuai kebutuhan agar pasokan tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan secara merata. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Hukum & Politik
Pertamina Pastikan Stok BBM Jember Terkendali
16 Oktober 2026
21:41
Hukum & Politik
Menunggu 30 Menit demi BBM, Lurah Sumbersari Berharap Kebijakan WFH Urai Antrean
16 Oktober 2026
21:26
Hukum & Politik
Santri Jember Asah Ilmu dan Kepercayaan Diri, 18 Ponpes Ikuti Lomba Cerdas Cermat
16 Oktober 2026
18:16
Hukum & Politik
Langkah Pemkab Jember Atasi Antrean SPBU, Terapkan WFH Selama Dua Hari
16 Oktober 2026
17:31
Ekonomi & Bisnis
PTPN I, Kopi Ijen, dan Ambisi Menghidupkan Kembali Republik Kopi
16 Oktober 2026
17:22