Detail Berita

Hukum & Politik

Belajar Bertani di Kawasan Hutan, Enam Warga Binaan Menata Masa Depan

Pewarta : Eko

15 Oktober 2026

13:36

Panen Raya Jagung di Kawasan Hutan yang di tanam Warga Binaan Lapas Bondowoso (foto : Eko)

BONDOWOSO, enewsindo.co.id -  Panen jagung di kawasan hutan RPH Bayeman Kabupaten Bondowoso bukan sekadar kegiatan menghasilkan bahan pangan. Bagi enam warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Situbondo yang terlibat di dalamnya, kegiatan itu menjadi bagian dari proses pembinaan untuk membangun keterampilan dan kemandirian.

Melalui Program Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), para warga binaan dilibatkan dalam pengelolaan lahan pertanian. Mereka mendapat kesempatan mempelajari budidaya jagung sekaligus membangun etos kerja yang diharapkan berguna setelah menyelesaikan masa pidana.

Program tersebut dijalankan melalui kerja sama Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso dan Rutan Situbondo dalam skema agroforestry. Panen raya berlangsung di petak 29B1 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Bayeman, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Prajekan.

Kepala Rutan Kelas IIB Situbondo Suwono mengatakan, keterlibatan warga binaan dalam kegiatan pertanian dilakukan melalui proses asesmen. Seleksi mempertimbangkan persyaratan yang berlaku, masa pidana, dan perilaku selama menjalani pembinaan.

“Saat ini ada enam warga binaan yang terlibat langsung dalam pengelolaan lahan pertanian dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan ketentuan yang berlaku,” kata Suwono, Kamis 15 Oktober 2026.

Menurut Suwono, keberlanjutan program juga menjadi perhatian pengelola. Regenerasi peserta diperlukan agar pengelolaan lahan tetap berjalan ketika warga binaan yang terlibat telah menyelesaikan masa pidana.

Dengan cara itu, kegiatan pertanian diharapkan tidak berhenti pada satu kelompok peserta. Pengetahuan yang diperoleh dapat terus dimanfaatkan, sementara warga binaan memiliki kesempatan mengembangkan keterampilan sebagai bekal untuk kembali ke masyarakat.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur Kusnali mengatakan, program pertanian SAE merupakan bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung kemandirian pangan.

Ia menilai, kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi warga binaan karena menggabungkan pembelajaran keterampilan dengan penghargaan atas pekerjaan yang dilakukan.

“Manfaatnya sangat baik bagi warga binaan. Mereka memperoleh keterampilan menanam jagung dengan baik sekaligus mendapatkan premi dari hasil pekerjaan mereka,” ujar Kusnali.

Program ini menunjukkan bahwa pembinaan di rumah tahanan dapat dilakukan melalui kegiatan produktif. Selain mendukung kebutuhan pangan, pertanian menjadi sarana bagi warga binaan untuk mengenal proses kerja, tanggung jawab, dan nilai ekonomi dari hasil usaha.

Namun, pelaksanaan program tetap harus memenuhi ketentuan pemasyarakatan, termasuk persyaratan peserta dan aspek keamanan.

Di sisi lain, kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan pemanfaatan kawasan hutan melalui agroforestry. Pengelolaan lahan diarahkan agar memberikan manfaat ekonomi sekaligus tetap menjaga fungsi ekologis hutan.

Administratur Perhutani KPH Bondowoso Misbakhul Munir mengatakan, Perhutani mendukung pengembangan agroforestry dengan berpedoman pada ketentuan dan prinsip kelestarian.

“Selain meningkatkan produktivitas lahan dan mendukung ketahanan pangan, program ini menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan untuk mengembangkan keterampilan pertanian, etos kerja, dan kemandirian ekonomi,” kata Misbakhul.

Panen raya tersebut turut dihadiri Wakil Administratur Bondowoso Utara Totok Suharsono beserta jajaran, sejumlah kepala lembaga pemasyarakatan di Jawa Timur, serta Kepala Bank Rakyat Indonesia (BRI) Situbondo.

Kolaborasi Perhutani dan jajaran pemasyarakatan itu mempertemukan upaya mendukung ketahanan pangan dengan pembinaan sumber daya manusia. Lahan hutan dimanfaatkan untuk kegiatan produktif, sedangkan warga binaan memperoleh kesempatan mengembangkan keterampilan pertanian. (*)


Tags : #PerhutaniBondowoso #KawasanHutan #DirektoratPemasyarakatanJatim #Perhutani #BeritaPerhutani #LapasBondowoso #InfoBondowoso

Ikuti Kami :

Komentar