Detail Berita

Pendidikan & Teknologi

Hari Tongkat Putih Internasional, Siswa Disabilitas Netra di Jember Tunjukkan Potensi dan Kemandirian

Pewarta : Tamara

13 Oktober 2026

14:04

Salah satu Murid Sekolah Luar Biasa Jember menampilkan sebuah lagu (foto : Tamara)

JEMBER, enewsindo.co.id - Lantunan lagu yang dibawakan Bulan, siswi SLB Darma Wanita Situbondo, mencuri perhatian dalam peringatan Hari Tongkat Putih Internasional yang digelar SLB Negeri Jember bersama Bank Indonesia.

Penampilan tersebut menjadi salah satu bukti bahwa keterbatasan penglihatan tidak menghalangi penyandang disabilitas netra untuk menunjukkan potensi dan prestasi.

Di hadapan puluhan undangan dan perwakilan pejabat daerah, Bulan tampil percaya diri membawakan lagu yang menyentuh hati.

Suasana semakin inspiratif ketika sejumlah siswa SLB memperagakan kemampuan membaca huruf braille melalui buku Cinta, Bangga, Paham Rupiah.

Dengan jemari yang terampil menyusuri barisan huruf timbul, para siswa membaca materi tersebut secara lantang. Penampilan itu sekaligus menunjukkan pentingnya akses informasi dan pendidikan yang inklusif bagi penyandang disabilitas netra, termasuk dalam memahami literasi keuangan.

Kepala SLB Negeri Jember, Jariyatur Robiah, S.Pd., mengatakan peringatan Hari Tongkat Putih Internasional tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial.

Momentum tersebut perlu dimanfaatkan untuk memperkuat bekal pengetahuan dan keterampilan siswa agar mampu menjalani kehidupan secara mandiri.

"Kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum nyata bagi kita semua untuk membekali anak-anak berkebutuhan khusus, khususnya penyandang disabilitas netra, dengan pengetahuan literasi keuangan yang sangat krusial bagi kemandirian masa depan mereka," ujar Jariyatur, Selasa 13 Oktober 2026 usai acara.

Menurutnya, pemahaman terhadap uang dan pengelolaan keuangan menjadi salah satu bekal penting bagi siswa untuk menghadapi kehidupan sehari-hari.

"Karena itu, pengenalan literasi keuangan dengan metode yang dapat diakses penyandang disabilitas netra perlu terus diperkuat," kata Jariyatur

Dukungan terhadap upaya tersebut juga disampaikan perwakilan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Jember, Sri Rahayu Wilujeng.

Ia mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang dinilai menjadi wujud kepedulian bersama dalam membangun lingkungan yang ramah disabilitas.

"Kami sangat mengapresiasi kolaborasi lintas sektor ini sebagai wujud nyata kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan yang ramah disabilitas," ungkap Sri Rahayu.

Sri Rahayu menambahkan, Pemerintah senantiasa mendukung penuh setiap langkah strategis yang memperkuat akses, perlindungan, dan kesetaraan hak bagi seluruh anak-anak kita di Kabupaten Jember.

Kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa penyandang disabilitas netra memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang apabila didukung akses pendidikan, informasi, dan lingkungan yang inklusif.

Melalui kolaborasi SLB Negeri Jember, Bank Indonesia, dan pemerintah daerah, literasi keuangan diharapkan semakin mudah dijangkau oleh siswa penyandang disabilitas netra.

Sinergi lintas instansi juga diharapkan terus berlanjut guna memperluas kesempatan mereka dalam memperoleh pendidikan, mengembangkan potensi, serta membangun kemandirian di masa depan. (*)

Tags : #SLB #HariTongkatPutih #BankIndonesia #BeritaSLBJember #InfoJember #enewsindoJember

Ikuti Kami :

Komentar