Detail Berita

Hukum & Politik

Sempat Terkendala Rujukan, Lansia dengan Luka Kaki 15 Tahun Akhirnya Dibawa ke RSD Soebandi

Pewarta : Andre

11 Oktober 2026

15:08

Bupati Jember Gus Fawait jenguk Amse Suminah warga Sumberbaru penderita Ulkus Pedis kronis dirujuk ke Rs, Soebandi (foto : Andre)

JEMBER, enewsindo.co.id - Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait turun tangan menangani Amze Suminah (71), warga Kecamatan Sumberbaru yang menderita ulkus pedis kronis atau luka menahun pada kaki. 

Gus Fawait mendatangi pasien. Dalam kunjungan itu, dia meminta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait bergerak cepat memastikan pasien memperoleh pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.

Sebelumnya, petugas Puskesmas Rowotengah telah tiga kali mendatangi rumah pasien untuk memberikan layanan Home Care. Namun, proses rujukan sempat terkendala karena keluarga belum bersedia membawa pasien ke rumah sakit.

Kepala Puskesmas Rowotengah, dr. Titis Sulistyowati, menjelaskan luka yang dialami Amze bukan kondisi baru. Luka tersebut telah diderita selama 15 tahun dan kini mencapai jaringan otot hingga tulang.

"Pak Amze ini memang sudah mengalami luka pedis atau luka di kaki itu selama 15 tahun," ujar Titis, Minggu 10 Oktober 2026.

Menurut Titis, kondisi luka membutuhkan penanganan dokter spesialis bedah. Proses pembersihan luka juga memerlukan tindakan khusus yang tidak dapat dilakukan secara optimal di tingkat puskesmas.

"Kalau kami rawat di puskesmas, itu kurang maksimal karena infeksi yang di dalam tidak bisa kami bersihkan," jelasnya.

Setelah dilakukan koordinasi antara tenaga kesehatan dan jajaran Pemkab Jember, keluarga akhirnya menyetujui rujukan ke RSD dr. Soebandi. Pasien kemudian dibawa ke rumah sakit untuk memperoleh penanganan lanjutan.

Gus Fawait menginstruksikan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB), Dinas Sosial, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta jajaran puskesmas untuk berkoordinasi menangani pasien.

Pemkab Jember juga memastikan keterbatasan ekonomi keluarga tidak menjadi penghalang bagi Amze untuk mendapatkan perawatan. Biaya pengobatan dan pendampingan keluarga selama pasien dirawat di rumah sakit akan difasilitasi pemerintah daerah.

Gus Fawait turut mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan warga yang membutuhkan penanganan kesehatan, terutama warga kurang mampu yang mengalami kesulitan mengakses fasilitas medis.

"Jangan ragu melapor jika menemukan kasus serupa melalui pemerintah daerah," demikian imbauan yang disampaikan dalam keterangan resmi Pemkab Jember. (*)

Tags : #PeduliLansia #RSSoenbandi #PuskesmasRowotengah #UlkusPedisKronis #BeritaJember #InfoJember #enewsindoJembee

Ikuti Kami :

Komentar