Detail Berita
Bukan Hanya Mengaji, Santri Jember Tunjukkan Kreativitas di Pembukaan HSN 2026
Pewarta : Andre
11 Oktober 2026
09:07
Tari Kolosal Sukma Santri tampil di opening HSN di Alun alun Jember (foto : Andre)
JEMBER, enewsindo.co.id - Kebanggaan menjadi santri tak hanya ditunjukkan melalui penguasaan ilmu agama. Semangat itu juga terpancar lewat kreativitas seni dalam pembukaan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Alun-Alun Kabupaten Jember, Sabtu 10 Oktober 2026 malam.
Penampilan Tari Kolosal Sukma Santri dan paduan suara Pondok Pesantren (PP) Ashri Talangsari menjadi bagian dari rangkaian pembukaan yang mengangkat potensi serta identitas santriwan dan santriwati.
Acara diawali dengan penampilan Marching Band Gita Irama Spasa. Suasana Alun-Alun Jember semakin semarak ketika para penampil menunjukkan kekompakan melalui pertunjukan musik dan seni.
Tari Kolosal Sukma Santri menjadi salah satu penampilan yang menarik perhatian. Gerakan tari yang dibawakan secara bersama-sama menggambarkan kehidupan santri yang lekat dengan nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, kebersamaan, dan semangat menuntut ilmu.
Di sisi lain, pertunjukan tersebut menunjukkan bahwa lingkungan pesantren juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan kreativitas. Santri tidak hanya dibekali ilmu agama, tetapi juga didorong untuk mengasah potensi diri dan beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur.
Suasana semakin khidmat saat paduan suara PP Ashri Talangsari membawakan mars “Bangga Menjadi Santri”. Lantunan lagu tersebut menegaskan kebanggaan terhadap identitas santri sekaligus semangat untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat dan bangsa.
Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Jember, Ni Ketut Ardani, mengatakan pertunjukan seni dalam rangkaian HSN menjadi ruang bagi para santri untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas mereka.
“Melalui Tari Kolosal Sukma Santri dan penampilan paduan suara mars ‘Bangga Menjadi Santri’, kita dapat melihat bahwa santriwan dan santriwati memiliki potensi yang luar biasa. Mereka tidak hanya belajar dan memperdalam ilmu agama, tetapi juga mampu berkarya, mengembangkan kreativitas, serta menunjukkan rasa percaya diri," ujar Ni Ketut.
Menurut dia, peringatan Hari Santri Nasional juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pesantren, generasi muda, dan masyarakat dalam mendukung pengembangan bakat serta pembentukan karakter.
Selain pertunjukan seni, peringatan HSN 2026 di Jember diramaikan dengan berbagai perlombaan, antara lain Liga Santri, Dai Cilik, Dai Dewasa, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Festival Adzan, hadrah, dan Adu Ketangkasan Kitab. (*)
Komentar
Berita Terbaru
Pendidikan & Teknologi
Dua Tim Finis Ketiga, KU-12 ADU Runner-up Trofeo Cup Perseba Bakungan
11 Oktober 2026
18:17
Pendidikan & Teknologi
Atlet Panahan Jember Raih Emas Kejurnas 2026
11 Oktober 2026
17:40
Hukum & Politik
Hamil dengan Riwayat Sesar dan Berat Badan 38,6 Kg, Susmita Dapat Pendampingan Homecare
11 Oktober 2026
16:22
Pendidikan & Teknologi
Piala Dandim Jember Jadi Ajang Berburu Bibit Pecatur Berprestasi
11 Oktober 2026
16:02
Hukum & Politik
Sempat Terkendala Rujukan, Lansia dengan Luka Kaki 15 Tahun Akhirnya Dibawa ke RSD Soebandi
11 Oktober 2026
15:08