Detail Berita

Pendidikan & Teknologi

Wamen PPPA Resmikan PKBM NUN, 500 Warga Pinggir Hutan Banyuwangi Lanjutkan Pendidikan

Pewarta : Imam

10 Oktober 2026

09:00

Pelajar Ibu-ibu PKBM NUN saat peresmian (foto : Imam)


BANYUWANGI, enewsindo.co.id - Usia tak lagi muda bukan penghalang untuk kembali belajar. Semangat itu ditunjukkan ratusan warga Kampung Papring, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga.

Setelah sempat putus sekolah hingga belum bisa membaca dan menulis, mereka kini mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) NUN.

Sebanyak 500 warga menjadi sasaran program pendidikan nonformal yang diinisiasi melalui kolaborasi Kampoeng Batara (Kampung Baca Taman Rimba) dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

PKBM NUN diresmikan Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pringgojati, Kecamatan Kalipuro, Sabtu 10 Oktober 2026. Peresmian tersebut bertepatan dengan peringatan 11 tahun Kampoeng Batara.

Kehadiran PKBM NUN menjadi kelanjutan dari program Sekolah Aksara Kampoeng Batara yang sebelumnya merangkul warga penyandang buta aksara. Melalui lembaga ini, peserta memiliki kesempatan menempuh pendidikan kesetaraan mulai Paket A, Paket B, hingga Paket C.

Wakil Menteri PPPA Veronica Tan mengapresiasi konsistensi Kampoeng Batara dalam membuka akses pendidikan bagi masyarakat, terutama perempuan dan anak-anak di kawasan pinggir hutan.

“Kami sangat mengapresiasi konsistensi yang dilakukan di kampung ini. Selain mengajak anak-anak untuk bermain dan belajar, juga mendampingi ibu-ibu yang semula tidak memiliki kemampuan membaca dan menulis melalui program Sekolah Aksara. Semoga ini bisa menjadi percontohan,” kata Veronica, didampingi Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono.

Menurut Veronica, pendampingan masyarakat melalui pendidikan menjadi langkah penting agar kelompok yang selama ini memiliki keterbatasan akses tetap memperoleh kesempatan belajar.

Founder Kampoeng Batara, Widie Nurmahmudy, menjelaskan, nama NUN diambil dari huruf Nun dalam bahasa Arab yang memiliki filosofi sebagai wadah ilmu pengetahuan.

Huruf tersebut dimaknai sebagai tempat tinta, wadah ilmu, sekaligus simbol awal penciptaan. Bentuknya yang menyerupai mangkuk dengan satu titik di dalamnya menggambarkan tempat untuk menampung sumber pengetahuan.

“Filosofi ini juga berkaitan dengan pena sebagai simbol literasi, ilmu pengetahuan, dan pencatatan perjalanan kehidupan manusia,” ujar Widie.

Dia mengatakan, PKBM NUN dibentuk agar warga yang telah mengikuti program keaksaraan tidak berhenti belajar setelah mampu membaca dan menulis. Mereka diharapkan dapat melanjutkan pendidikan sekaligus meningkatkan pengetahuan melalui jalur kesetaraan.

Perempuan menjadi kelompok utama yang disasar program tersebut. Sekitar 80 persen peserta merupakan perempuan, terutama ibu-ibu. Sementara sisanya terdiri atas laki-laki dan anak-anak yang rentan mengalami putus sekolah.

“Program ini merupakan buah kerja keras dan gotong royong masyarakat,” kata Widie.

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono turut mengapresiasi semangat warga Kampung Papring yang tetap berupaya mendapatkan pendidikan meski menghadapi keterbatasan.

Menurut dia, upaya memperluas akses pendidikan bagi warga tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan kelompok rentan tetap mendapatkan perhatian dan layanan.

Mujiono mengaitkannya dengan program Teman Lansia yang diluncurkan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. Program tersebut ditujukan untuk mendampingi warga lanjut usia, khususnya mereka yang hidup rentan dan membutuhkan perhatian.

“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi semangat warga kampung ini,” ujar Mujiono.

Melalui PKBM NUN, warga Kampung Papring kini memiliki peluang untuk melanjutkan pendidikan tanpa dibatasi usia. Inisiatif berbasis gotong royong ini sekaligus membuka jalan bagi masyarakat di kawasan pinggir hutan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan memperoleh pendidikan yang lebih berkelanjutan. (*)

Tags : #PKBM NUN Banyuwangi #Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono #Kampoeng Batara Banyuwangi #Berita Banyuwangi #Info Banyuwangi #enewsindo Banyuwangi

Ikuti Kami :

Komentar