Detail Berita

Hukum & Politik

Teman Lansia Banyuwangi Sisir Warga Sebatang Kara, yang Sakit Bakal Dibantu BPJS

Pewarta : Imam

09 Oktober 2026

13:24

Bupati Ipuk Buka Program Teman Lansia di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan (foto : Imam)


BANYUWANGI, enewsindo.co.id - Tak semua warga lanjut usia (lansia) yang hidup sebatang kara tersentuh bantuan pemerintah. Di tengah berbagai program kesejahteraan yang telah berjalan, masih ada warga senior dari keluarga miskin yang luput dari layanan dasar.

Kondisi itu mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi meluncurkan gerakan Teman Lansia. Program ini dirancang untuk menjemput kebutuhan warga senior yang rentan, terutama mereka yang hidup sendirian dan kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, program tersebut berangkat dari temuan masih adanya lansia yang belum merasakan manfaat program pemerintah. Padahal, pemkab telah menjalankan sejumlah layanan, mulai dari Rantang Kasih, layanan kesehatan jemput bola, hingga pelayanan administrasi kependudukan.

"Di lapangan masih ada warga lansia yang belum mendapat manfaat dari program pemerintah. Dengan inovasi Teman Lansia ini, kami berharap semua lansia di Banyuwangi, khususnya yang sebatang kara dan miskin, bisa mendapatkan dukungan itu," kata Ipuk saat ditemui di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan, Jumat 9 Oktober 2026.

Melalui Teman Lansia, tim pendamping akan turun langsung ke wilayah untuk menyisir warga senior yang membutuhkan bantuan. Mereka tidak hanya mendata, tetapi juga mengidentifikasi kebutuhan prioritas setiap lansia agar penanganannya sesuai dengan persoalan yang dihadapi.

Salah satu contohnya, lansia dari keluarga miskin yang sedang sakit tetapi belum memiliki BPJS Kesehatan. Tim akan membantu memfasilitasi akses jaminan kesehatan melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) maupun dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Teman Lansia akan kami tugaskan menyisir lansia yang butuh dukungan. Lansia akan didampingi dan diidentifikasi apa kebutuhan paling utama dari lansia tersebut," ujar Ipuk.

Menurut Ipuk, pendekatan jemput bola diperlukan agar pemerintah tidak hanya menunggu laporan atau pengajuan bantuan dari masyarakat. Dengan turun langsung ke lapangan, persoalan yang dihadapi warga senior diharapkan bisa diketahui lebih cepat.

Pelaksanaan program ini turut melibatkan lintas sektor, termasuk BPJS Kesehatan dan Badan Pusat Statistik (BPS). Tim akan menggunakan data yang tersedia sebagai acuan, kemudian mencocokkannya dengan kondisi riil di lapangan.

"Selain temuan di lapangan, tim juga dibekali data lansia di lingkup kerja mereka. Kami ingin lansia di Banyuwangi tertangani agar lebih berkualitas hidupnya," kata Ipuk.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan KB Banyuwangi, Puguh Widodo, menjelaskan tim akan melakukan asesmen terhadap lansia dengan tingkat kerentanan tinggi. Proses identifikasi dilakukan berdasarkan laporan pilar-pilar sosial dan data yang telah tersedia.

Hasil asesmen tersebut akan direkam melalui formulir digital yang terhubung langsung dengan Dinas Sosial. Data itu kemudian menjadi dasar koordinasi penanganan sesuai persoalan dan kebutuhan masing-masing lansia.

Puguh menegaskan, Teman Lansia bukan sekadar program pendataan. Kebutuhan yang ditemukan di lapangan akan ditindaklanjuti melalui bantuan yang sesuai, mulai dari penyediaan makanan harian hingga alat bantu gerak.

"Tidak hanya mendata, tetapi juga memastikan kebutuhan lansia ditindaklanjuti. Misalnya kalau memang butuh dikirim makanan harian, ataupun butuh alat bantu gerak. Nanti kami suport dari APBD atau menggerakkan elemen untuk membantu mereka," ujar Puguh.

Pemkab Banyuwangi berharap Teman Lansia dapat memperluas jangkauan perlindungan sosial bagi warga senior yang hidup sendiri dan tidak mampu memenuhi kebutuhan dasarnya. Pendampingan langsung di tingkat wilayah juga diharapkan membuat program bantuan yang sudah berjalan lebih tepat sasaran, sehingga lansia yang selama ini luput dari perhatian bisa mendapatkan layanan sesuai kebutuhannya. (*)

Tags : #ProgramTemanLansia #Banyuwangi #PemkabBanyuwangi #BupatiBanyuwangiIpuk #IpukFiestiandani #LansiaSebantangkaraBanyuwangi #BeritaBanyuwangi #InfoBanyuwangi #enewsindoBanyuwangi

Ikuti Kami :

Komentar